JAKARTA – Laga lanjutan pekan ke-31 Seri A Liga Italia 2024/2025, Atalanta vs Lazio berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan tim tamu.
Lazio sukses memetik tiga poin krusial yang berlangsung di Gewiss Stadium, Minggu (6/4/2025) malam WIB berkat gol tunggal Gustav Isaksen.
Kemenangan ini memperkuat ambisi Biancocelesti dalam memburu posisi empat besar klasemen.
Dalam pertandingan yang berlangsung dengan intensitas tinggi, Atalanta tampil dominan dari sisi penguasaan bola dan jumlah peluang.
Gustav Isaksen muncul sebagai pahlawan kemenangan Lazio setelah memaksimalkan kelengahan lini belakang Atalanta pada menit ke-54.
Sementara itu, kiper Ivan Provedel layak mendapat sorotan atas sejumlah penyelamatan krusialnya yang menjaga gawang tetap perawan.
Lazio kini menempel ketat zona Liga Champions dengan performa yang terus meningkat di fase akhir musim.
Jalannya Pertandingan
Sejak menit awal, Atalanta menunjukkan intensitas tinggi dengan menguasai bola hingga 56%.
Peluang datang lewat Lookman dan Retegui, namun penyelesaian akhir mereka kurang tajam. Lazio bermain pragmatis, lebih banyak bertahan dan menunggu momen untuk serangan balik.
Babak Kedua: Lazio Balikkan Keadaan Lewat Efisiensi
Laga berubah di menit ke-54 ketika Gustav Isaksen sukses menjebol gawang Atalanta. Proses gol diawali dari serangan balik cepat, di mana lini belakang tuan rumah tampak lengah.
Meski Atalanta merespons lewat pergantian pemain seperti De Ketelaere dan Maldini, serangan mereka tak mampu menembus rapatnya pertahanan Lazio. T
ekanan intens di menit-menit akhir gagal mengubah kedudukan, dan peluit panjang mengakhiri laga dengan skor 0-1.
Statistik Pertandingan
Penguasaan bola: Atalanta 56% – Lazio 44%
Tembakan: Atalanta 16 (5 on target) – Lazio 9 (3 on target)
Sepak pojok: Atalanta 7 – Lazio 3
Pelanggaran: Atalanta 12 – Lazio 15
Dampak Hasil Pertandingan
Atalanta: Tetap di posisi ketiga dengan 58 poin, tapi kini hanya unggul tipis atas Lazio.
Kekalahan ini menjadi sinyal bahaya menjelang laga-laga berat di akhir musim, menjadi tiga kekalahan beruntun,
Lazio: Naik ke peringkat lima dengan 55 poin dan terus menekan zona Liga Champions. Kemenangan ini jadi modal penting menjelang duel kontra Juventus dan Milan.
Lazio menunjukkan bahwa strategi yang efisien dan pertahanan kokoh dapat menaklukkan dominasi permainan.
Sementara Atalanta, meski unggul di banyak aspek, harus menerima kekalahan pahit akibat kurang tajamnya penyelesaian.
Dengan hasil ini, persaingan menuju zona Liga Champions semakin sengit dan menarik untuk disaksikan.***