JAKARTA – Di tengah proses perceraian Ridwan Kamil dan Atalia Praratya, nama penyanyi Aura Kasih ikut terseret dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB. Ia disebut menerima aliran dana dari mantan Gubernur Jawa Barat tersebut.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan menelusuri kebenaran informasi yang beredar. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan, “Nanti kami akan cek validitas dari informasi tersebut.” Dugaan ini mencuat bersamaan dengan penyidikan kasus korupsi yang menyeret sejumlah nama, termasuk pengakuan Lisa Mariana yang mengklaim pernah menerima aliran dana dari Ridwan Kamil.
KPK membuka kemungkinan melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak yang dinilai mengetahui fakta sebenarnya. “Tentunya nanti bisa dilakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang bisa menjelaskan informasi tersebut,” tambah Budi.
Sementara itu, Aura Kasih melalui kuasa hukumnya, Yanti Nurdin, membantah keras tuduhan adanya hubungan pribadi maupun aliran dana dari Ridwan Kamil. “Dari mbak Aura sendiri menyampaikan bahwa itu tidak benar. Saat ini kami sedang mengumpulkan bukti-bukti,” ujarnya. Pihak Aura bahkan menyiapkan langkah hukum terhadap penyebar isu tanpa dasar.
Ridwan Kamil melalui kuasa hukumnya juga menyatakan akan menempuh jalur hukum jika tuduhan tersebut terbukti sebagai fitnah.
Di tengah polemik, publik menyoroti koleksi barang mewah Aura Kasih yang dikaitkan dengan isu pemberian dari Ridwan Kamil. Aura sempat menyebut sebagian barang yang dimilikinya merupakan hadiah, namun ia menegaskan memiliki sumber penghasilan sendiri. Selain berkarier sebagai aktris dan penyanyi, Aura menjalankan usaha peternakan ayam dan lahan pertanian di Subang sejak 2024, bisnis kecantikan Aura Dermatology, serta kuliner Bober Kafe & Ruang Komunitas di Surabaya.
Menghadapi isu miring, Aura memilih menenangkan diri dengan berlibur ke luar negeri. “Happy Holiday 2025. Offline a little, living a lot,” tulisnya di Instagram.
Sementara itu, Ridwan Kamil telah menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada publik dan keluarganya atas gugatan cerai yang diajukan istrinya, Atalia Praratya. Ia mengakui kekhilafan pribadi dan menyatakan siap bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan.