JAKARTA – Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperlihatkan gempa berkekuatan Magnitudo 5,6 mengguncang wilayah 209 km baratlaut Tanimbar, Maluku pada 1 Januari 2026 pukul 10:05 WIB.
Pusat gempa tercatat berada pada kedalaman 189 kilometer, menunjukkan potensi getaran lebih terasa di permukaan yang stabil namun perlu diwaspadai.
Koordinat episenter gempa berada di 6,58 LS dan 130,03 BT, menjadikan Tanimbar sebagai lokasi terdampak utama.
“Masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti prosedur keselamatan saat gempa berlangsung,” demikian himbauan BMKG.
Sejauh ini, belum ada laporan kerusakan signifikan, namun pengawasan terus dilakukan di sejumlah desa pesisir dan pemukiman padat penduduk.
Para ahli geologi menjelaskan, gempa ini termasuk kategori menengah, namun kedalaman yang cukup besar mengurangi risiko tsunami signifikan.
Warga dianjurkan mempersiapkan kit darurat dan memastikan bangunan aman dari potensi retakan akibat getaran.
BMKG menambahkan, gempa ini bagian dari aktivitas seismik regional yang rutin terjadi di zona subduksi Banda.
Sejumlah sekolah dan kantor pemerintah sementara memantau kondisi gedung, memastikan tidak ada kerusakan struktural pascagempa.
Pemerintah daerah melalui BPBD terus menyebarkan informasi dan panduan keselamatan ke masyarakat melalui media lokal dan media sosial.***