Lewis Hamilton meredam komentar Ketua Ferrari, John Elkann, sekaligus menegaskan kembali etos kerjanya.
Elkann sebelumnya menjadi sorotan setelah meminta Hamilton dan rekan setimnya, Charles Leclerc, untuk “lebih fokus menyetir dan lebih sedikit bicara” usai Ferrari mengalami double retirement di GP Sao Paulo.
Menjelang GP Las Vegas akhir pekan ini, Hamilton ditanya apakah masih mungkin baginya untuk lebih fokus pada pekerjaannya sebagai pebalap. Juara dunia tujuh kali itu menjawab,
“Tidak juga.”
“Aku bangun dengan memikirkan balapan, tidur pun memikirkan hal yang sama, bahkan sambil bermimpi pun aku tetap memikirkannya.”
“Kalau ada yang perlu kupelajari, mungkin justru bagaimana lebih sering memutus koneksi sejenak.”
Hamilton menegaskan ia memahami maksud Elkann yang ingin memotivasi tim dan menekankan bahwa ia sama sekali tidak tersinggung.
“Aku tahu niat John baik. Karena itu aku tidak mempermasalahkan komentarnya,” kata Hamilton.
“Kami memang sering berkomunikasi beberapa kali dalam seminggu. Sejak kejadian itu pun kami sudah berbicara beberapa kali. Intinya adalah menyatukan tim, dan kami benar-benar solid. Kami semua terlibat penuh.”
“Semangat yang ada di tim ini begitu besar. Dan aku menghargai itu—aku tidak akan pernah menyalahkan seseorang karena punya passion sebesar itu.”
Hasil buruk di Brasil membuat Ferrari turun ke peringkat keempat klasemen konstruktor dengan tiga balapan tersisa di musim 2025.
Sementara itu, Leclerc mengatakan ia sudah berbicara langsung dengan Elkann melalui telepon mengenai komentar tersebut.
“Aku memang jarang melihat media sosial, tapi kabar ini cepat sampai ke aku,” ujar Leclerc.
“John menghubungiku, seperti biasa setelah setiap Grand Prix. Kami membicarakan banyak hal, termasuk maksud dari komentarnya. Ia ingin memberikan dorongan agar tim bisa tampil lebih baik.
“Tugas terbaikku sebagai pebalap adalah fokus di trek dan memberikan performa maksimal. Itu yang selalu kulakukan dan akan terus kulakukan. Dan tentu saja, kami semua masih bisa memperbaiki banyak hal. Itu menjadi motivasi kami.”
Hamilton Bantah Isu Ketegangan di Ferrari
Meski Ferrari menjalani musim 2025 yang mengecewakan, Hamilton menegaskan bahwa tim tetap kompak.
“Kami semua harus mengambil tanggung jawab,” ujarnya. “Setiap orang punya peran. Dan aku tahu betapa besar passion di tim ini.”
“Aku sangat menghargai kerja keras luar biasa dari semua orang di pabrik setiap minggunya. Ferrari selalu berada dalam sorotan besar—kadang tidak selalu positif—tapi kami semua berkomitmen penuh membalikkan keadaan.”
“Aku pun berkomitmen membantu tim ini bangkit dan tumbuh. Setiap tantangan adalah peluang belajar, dan aku yakin kami akan mencapai target kami.”
“Ada harmoni yang kuat di tim ini, meskipun naik turun selalu terjadi. Semua orang fokus mengambil pelajaran dari tahun ini untuk membangun masa depan yang lebih baik.”