JAKARTA – Cadillac menegaskan keseriusannya memasuki Formula 1 dengan memperkenalkan livery perdana melalui iklan paruh waktu Super Bowl. Langkah ini menjadi simbol ambisi besar TWG Motorsports dan Genaral Motors dalam musim debut mereka.
Tim yang berbasis di Silverstone dan Fishers, Indiana, telah merekrut lebih dari 500 karyawan serta menggandeng dua pembalap berpengalaman, Valtteri Bottas dan Sergio Perez, yang membawa pengetahuan dari tim juara dunia Mercedes dan Red Bull.
Tantangan pertama Cadillac adalah memastikan kehadiran di grid Australia setelah resmi diterima bergabung pada November 2024. Prinsipal tim, Graeme Lowdon, menegaskan komitmen mereka. “Kami menghadapi tenggat waktu yang sangat ketat. Tapi, saya sangat bangga bahwa tim telah memenuhi setiap tenggat waktu tersebut. Saya telah mengatakan sebelumnya dengan keyakinan bahwa kami adalah tim yang tepat waktu dan kami tetap tepat waktu, yang menurut saya merupakan pencapaian besar bagi semua anggota tim,” ujarnya kepada, dilansir dari Motorsport.com, Senin (9/2/2026).
Meski menggunakan mesin dan transmisi Ferrari, performa sasis perdana masih menjadi tanda tanya. Dalam shakedown Barcelona, tim hanya menempuh 164 lap, sehingga pekan uji coba di Bahrain akan menjadi krusial.
Lowdon menekankan pentingnya budaya kerja transparan. “Ketika bendera start dikibarkan di Abu Dhabi, kita akan bisa melihat kembali. Ini adalah petualangan ke dalam hal yang tidak diketahui bagi semua tim dengan regulasi baru, unit tenaga baru. Ini akan menjadi cara balapan yang baru, dan sangat sulit untuk menetapkan tujuan absolut dalam situasi seperti itu. Tapi, kita terus menganalisis setiap hal yang kita lakukan,” katanya.
Cadillac menargetkan menjadi tim yang dihormati sejak awal, dengan fokus pada pembelajaran dan konsistensi di musim rookie mereka.
