JAKARTA – Calvin Verdonk menorehkan pencapaian penting dalam kariernya bersama LOSC Lille.
Bek Timnas Indonesia itu menjalani debut di UEFA Champions League saat Lille menghadapi Arsenal pada matchday kedua fase liga, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB.
Verdonk masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-76 untuk menggantikan Romain Perraud.
Meski hanya bermain pada sisa pertandingan, penampilan tersebut menjadi momen bersejarah karena ia tercatat sebagai pemain berpaspor Indonesia pertama yang tampil di Liga Champions.
Verdonk Masuk Saat Lille Tertinggal Tiga Gol
Pertandingan yang berlangsung di Emirates Stadium, London, tersebut berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Arsenal.
Lille mampu menahan serangan tuan rumah tanpa kebobolan pada babak pertama, tetapi situasi berubah setelah turun minum.
Arsenal membuka keunggulan melalui Jurriën Timber pada menit ke-64. Tiga menit kemudian, Eberechi Eze menggandakan skor menjadi 2-0, sebelum Bukayo Saka mencetak gol ketiga pada menit ke-71.
Dalam kondisi tertinggal, Lille melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Verdonk. Bek berusia 29 tahun itu kemudian membantu lini pertahanan timnya hingga pertandingan berakhir.
Berdasarkan catatan statistik yang dikutip sejumlah laporan pertandingan, Verdonk mencatatkan 16 sentuhan bola dan tiga tekel selama tampil di lapangan. Ia juga memenangi tiga dari empat duel perebutan bola.
Mengapa Debut Verdonk Begitu Bersejarah?
Sebelum Verdonk, dua pemain yang kini memperkuat Timnas Indonesia, Emil Audero dan Kevin Diks, juga pernah tampil di Liga Champions.
Namun, keduanya menjalani penampilan tersebut sebelum resmi menjadi warga negara Indonesia.
Audero pernah membela Inter Milan di kompetisi tersebut, sedangkan Diks memiliki pengalaman bersama FC Copenhagen. Karena itu, debut Verdonk bersama Lille menjadi catatan tersendiri bagi sepak bola Indonesia.
Pencapaian ini juga menjadi langkah penting bagi Verdonk yang bergabung dengan Lille setelah sebelumnya berkarier di sejumlah klub Eropa.
Kesempatan bermain di kompetisi antarklub tertinggi UEFA menambah pengalaman internasionalnya bersama klub Prancis tersebut.
Lille Harus Bangkit Setelah Kalah dari Arsenal
Kekalahan dari Arsenal menjadi hasil yang harus segera dievaluasi Lille. Tim asal Prancis itu perlu memperbaiki performa agar mampu bersaing dalam fase liga Liga Champions musim 2026/2027.
Di sisi lain, debut Verdonk tetap menjadi kabar positif bagi sepak bola Indonesia. Ia kini memiliki pengalaman tampil di panggung Liga Champions, sekaligus membuka catatan baru bagi pemain Indonesia di kompetisi elite Eropa tersebut.***