JAKARTA – Cristiano Ronaldo, yang kini mendekati usia 40 tahun, menunjukkan bahwa masa pensiun belum dekat. Meskipun usia tersebut sering dianggap sebagai batas akhir karier pesepak bola elite, Ronaldo masih memiliki peluang untuk tampil di Piala Dunia 2026.
Sejak debutnya pada 2002 di Sporting Lisbon, CR7 telah mencetak sejarah melalui gol-golnya dan kini dianggap sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa, sejajar dengan Pele, Diego Maradona, dan Lionel Messi.
Ronaldo dengan tegas menyampaikan pandangannya tentang kariernya: “Ballon d’Or tidak adil. Saya akan berusia 40 tahun, tetapi saya belum selesai,” ujar Cristiano, seperti dilansir dari Marca pada Selasa (31/12/2024). “Saya ingin mencetak lebih banyak gol. Saya ingin terus menang bersama timnas. Saya akan terus melangkah,” tambahnya.
Setelah menorehkan prestasi gemilang di klub-klub besar seperti Manchester United, Real Madrid, Juventus, dan kini Al Nassr, Ronaldo telah mengumpulkan kekayaan sebesar 800 juta euro atau sekitar Rp13,5 triliun. Kekayaan tersebut dikelola dengan bijak, termasuk dengan berinvestasi di berbagai bisnis di luar lapangan.
Ronaldo juga sudah merencanakan masa depannya setelah pensiun dari sepak bola. Dalam wawancaranya saat menerima penghargaan pemain terbaik Timur di Globe Soccer Gala, ia menegaskan bahwa ia tidak tertarik menjadi pelatih. “Saya bukan seorang pelatih dan saya tidak akan pernah menjadi seorang pelatih,” ujar Ronaldo. “Mungkin suatu hari nanti saya akan melihat diri saya sebagai pemilik klub, saya tidak tahu,” imbuhnya.
Cristiano Ronaldo berencana mengikuti jejak beberapa legenda sepak bola yang setelah pensiun memilih untuk membeli saham klub, seperti yang dilakukan David Beckham dan Ronaldo Nazario. Ronaldo tidak hanya ingin dikenang sebagai bagian dari sejarah Real Madrid, tetapi juga ingin terus terlibat dalam dunia sepak bola dengan cara yang berbeda, bukan sebagai pelatih.
Ronaldo Nazario, yang pensiun pada 2011, membeli 51% saham Real Valladolid pada 2018. Sementara itu, David Beckham mengakhiri kariernya pada 2013 dan pada 2018 menjadi pemegang saham Inter Miami di MLS, tim yang kini diperkuat oleh Lionel Messi.