Pendiri brand gaya hidup Thanksinsomnia, Mohan Hazian, akhirnya buka suara menanggapi dugaan kasus pelecehan seksual yang menyeret namanya dan sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial X (Twitter).
Awal Mula Tuduhan
Kasus ini mencuat setelah sebuah utas dari seorang perempuan viral di media sosial. Korban menceritakan pengalaman traumatisnya saat menjadi model untuk sesi foto dan video sebuah brand lokal. Dalam pengakuannya, korban menyebutkan insiden terjadi setelah pekerjaan selesai.
Korban mengaku awalnya mengira akan pergi makan bersama tim, namun ia justru diajak kembali ke area pemotretan oleh pemilik brand berinisial M. Di lokasi itulah, korban mengeklaim mendapatkan perlakuan tidak senonoh dan dipaksa melakukan tindakan asusila meski telah mencoba melawan.
Klarifikasi dan Permohonan Maaf
Melalui akun Instagram resminya, Mohan Hazian menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi. Ia mengakui bahwa situasi ini telah mengecewakan banyak pihak dan berdampak buruk pada keluarga serta orang di sekelilingnya.
“Saya menyadari situasi ini telah menimbulkan kekecewaan, ketidaknyamanan, bahkan luka bagi banyak orang. Dari hati yang paling dalam, saya memohon maaf,” tulis Mohan pada Selasa (10/2).
Bantahan Terkait Pemerkosaan
Meskipun meminta maaf atas perilaku di masa lalunya yang dianggap tidak bijak, Mohan secara tegas membantah tuduhan pemerkosaan yang dialamatkan kepadanya.
“Saya harus garis bawahi bahwa saya tidak seperti yang dituduhkan. Saya bukan seorang pemerkosa dan saya tidak pernah memperkosa siapa pun,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa kesalahan yang ia akui adalah “kekhilafan” di masa lalu dengan wanita lain, yang menurutnya tidak menggambarkan keseluruhan narasi yang kini beredar di publik. Ia berharap masyarakat dapat melihat persoalan ini secara jernih dan tidak hanya bersandar pada informasi yang belum terverifikasi secara hukum.
Mohan menyatakan siap menanggung segala konsekuensi moral dan profesional akibat isu ini, termasuk kehilangan kepercayaan dari mitra kerja dan publik.
“Kehilangan pekerjaan, kepercayaan, dan berbagai hal lain menjadi pelajaran yang sangat berat sekaligus pengingat bagi saya untuk terus berbenah diri,” ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, ia meminta agar publik tidak melibatkan keluarga atau rekan-rekan di sekitarnya yang tidak mengetahui persoalan pribadinya tersebut.
