JAKARTA – Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) menggelar doa lintas agama pada malam perayaan tahun baru di halaman kantor Wali Kota Jakarta Barat, Selasa (31/12). Acara ini bertujuan untuk memperkuat toleransi antar umat beragama di wilayah Jakarta Barat.
Kepala Seksi Pemasaran dan Atraksi Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Jakbar, Gun Gun Mujiantara, menjelaskan bahwa doa lintas agama ini merupakan upaya untuk menciptakan kedamaian dan persatuan di kalangan warga yang multikultural. “Jadi doa lintas agama ini kita lakukan atas motivasi toleransi beragama di Jakarta Barat, menggambarkan kedamaian dan persatuan di antara warga masyarakat kita yang plural,” ujar Gun Gun.
Doa bersama tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Barat, K.H. Abdurahman Shoheh, dan dihadiri oleh perwakilan tokoh agama besar di Indonesia. “Doa lintas agama dipimpin oleh Ketua MUI Jakarta Barat. Semua agama ada,” tambah Gun Gun.
Perayaan tahun baru ini diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 1.500 warga, sesuai dengan kapasitas halaman kantor Wali Kota Jakarta Barat. Gun Gun juga menyebutkan bahwa hingga pukul 21.00 WIB, jumlah pengunjung yang hadir sudah cukup banyak. “Untuk perayaan ini perkiraannya bisa sampai 1.500 warga yang hadir, sesuai kapasitas halaman kantor wali kota juga. Tadi (pukul 21.00 WIB) sudah lumayan banyak yang hadir,” kata Gun Gun.
Selain doa lintas agama, acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan berbagai grup musik, seperti T’Koos, Luvia, Bodoran, Baskara Grup, serta grup-grup musik dari sejumlah SMA di Jakarta Barat. Tak ketinggalan, sekitar 100 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) turut serta dalam perayaan tersebut, dengan 53 di antaranya merupakan binaan Pemkot Jakbar. “Jadi ada sekitar 100 UMKM juga ikut. 53 binaan kita, terus ada juga binaan Sudin lain,” pungkas Gun Gun.