CIANJUR – Seorang pengendara dan petugas polisi adu muut di Bundaran Lampu Gentur, Kabupaten Cianjur. Cekcok mulut itu dipicu setelah petugas polisi menutup arus kendaraan dari Cianjur menuju Bogor-Jakarta akibat kepadatan di jalur Puncak.
Seorang pengendara mobil yang mengaku tinggal tidak jauh dari lokasi penutupan kemudian meminta izin untuk melintas.
Ketegangan pun muncul karena petugas telah melakukan rekayasa jalur untuk mengatur arus kendaraan. Adu mulut semakin memanas saat pengendara tersebut memaksa melewati penghalang jalan yang mengarah ke Puncak.
Namun, setelah beberapa waktu, pihak kepolisian berhasil meredakan situasi dan mengizinkan pengendara untuk melintas.
Kanit Gakkum Polres Cianjur, IPDA Ika Cakra Mustika, menjelaskan bahwa insiden ini terjadi ketika petugas sedang menutup jalur Puncak.
“Pengendara ini memaksa masuk dengan membuka penghalang jalan yang mengarah ke Puncak,” ujarnya
Ia juga menambahkan bahwa identitas pengendara tidak diketahui, karena yang bersangkutan tidak menunjukkan kartu identitas.
“Namun, kami berhasil meredam pengendara tersebut dan memberinya izin untuk melintas di jalur Puncak yang sedang ditutup,” tambahnya.
Situasi pun akhirnya dapat diselesaikan dengan lancar, meskipun sempat terjadi ketegangan beberapa menit sebelumnya.