Seorang siswa Tumbler Ridge Secondary School membagikan kesaksiannya kepada CBC Radio West tentang momen mencekam ketika ia dan teman-temannya harus membarikade diri di dalam kelas saat penembakan mematikan terjadi.
Darian Quist, siswa kelas 12, mengatakan ia tiba di kelas sekitar pukul 13.30 waktu setempat ketika alarm berbunyi di lorong sekolah. Melalui pengeras suara, terdengar instruksi agar seluruh ruang kelas segera ditutup dan sekolah memasuki prosedur penguncian darurat (lockdown).
Di Kanada, kelas 12 merupakan tahun terakhir pendidikan menengah, setara dengan Year 13 atau tahun terakhir A-Level di Inggris.
Awalnya, Quist dan teman-temannya hanya mengikuti prosedur tanpa benar-benar memahami situasi. Namun setelah beberapa waktu, mereka mulai menyadari ada sesuatu yang tidak beres. Informasi mulai beredar melalui ponsel mereka, termasuk foto-foto dari lokasi kejadian.
“Kami mengambil meja-meja dan membarikade pintu,” ujar Quist kepada CBC. Ia dan teman-teman sekelasnya bertahan lebih dari dua jam dalam ketidakpastian, hingga akhirnya polisi datang untuk mengevakuasi mereka keluar dari gedung sekolah.
“Saya Tak Mendengar Jawaban Apa Pun”
Ketegangan juga dirasakan keluarga para guru dan siswa. Anggota Dewan Kota Tumbler Ridge, Chris Norbury, mengungkapkan bahwa istrinya adalah seorang guru di sekolah menengah tempat serangan terjadi.
Dalam wawancara dengan BBC World Service program Newsday, Norbury mengatakan ia pertama kali menerima panggilan dari Tumbler Ridge Elementary School—tempat putrinya bersekolah—yang memberi tahu bahwa sekolah tersebut juga memasuki status lockdown. Sekolah dasar itu hanya berjarak beberapa menit berjalan kaki dari sekolah menengah.
“Saya langsung menghubungi istri saya,” katanya. “Saya tahu sekolahnya juga sedang lockdown, tapi dia sendiri tidak tahu apa yang sedang terjadi.”
Norbury mengaku saat menanyakan apakah istrinya dalam keadaan aman, ia tidak langsung mendapat balasan.
“Baru kemudian saya bisa memastikan dia baik-baik saja,” ujarnya.
Ia menggambarkan momen itu sebagai pengalaman yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
“Rasanya sangat menakutkan. Sulit menjelaskan rasa cemas dan ketakutan ketika Anda tahu orang yang Anda cintai berada dalam bahaya.”
9 Orang Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal
Sedikitnya sembilan orang tewas dalam insiden yang terjadi di Tumbler Ridge, British Columbia, Selasa siang (10/2) waktu setempat.
Polisi menemukan enam orang tewas dan puluhan lainnya terluka saat tiba di sekolah menengah setempat. Satu korban tambahan meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit. Tak lama kemudian, aparat juga menemukan dua jenazah lain di sebuah rumah di wilayah kota tersebut, yang diduga kuat terkait dengan pelaku.
Pelaku penembakan ditemukan tewas di dalam sekolah akibat luka tembak yang diduga dilakukan sendiri. Identitas pelaku telah diketahui pihak kepolisian, namun hingga Selasa malam belum diumumkan ke publik. Polisi juga belum memastikan apakah pelaku masih berstatus pelajar.
