JAKARTA – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memasuki dua tahun masa kerja pada 20 Oktober 2026 dengan sejumlah program strategis yang mencakup ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, dan pembangunan desa.
Berdasarkan data capaian per 12 Oktober 2026 yang disampaikan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), sejumlah program telah mencapai hasil yang dilaporkan, sementara lainnya masih berjalan untuk memenuhi target pemerintah.
Salah satu capaian di sektor pangan adalah produksi beras nasional yang mencapai 34,69 juta ton sepanjang 2025, meningkat 13,29 persen berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
Presiden juga menyatakan delapan komoditas pangan telah mencapai swasembada, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan luar negeri.
Di bidang infrastruktur pedesaan, sebanyak 3.702 jembatan desa telah rampung dibangun melalui keterlibatan TNI dan Polri untuk memperbaiki akses masyarakat ke berbagai fasilitas dan pusat kegiatan ekonomi.
Sementara itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 57 juta penerima hingga 30 September 2026, dengan pelaksanaan yang terus berjalan untuk memperluas cakupan manfaatnya.
Pada sektor pendidikan, pemasangan layar pintar atau interactive flat panel di sekolah mencapai 288.865 unit sepanjang 2025, sedangkan pemerintah menargetkan satu juta unit terpasang hingga akhir 2026.
Di bidang kesehatan, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) mencatat 105 juta peserta pada awal Oktober 2026, seiring upaya memperluas akses pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat.
Perlindungan kesehatan melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) juga telah mencakup 284,3 juta penduduk atau sekitar 98,6 persen dari total populasi Indonesia.
Untuk mendukung penguatan ekonomi desa, pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih telah mencapai 26.661 unit, dengan program tersebut masih dalam proses pelaksanaan.
Di bidang penertiban kawasan hutan dan sumber daya alam, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah menguasai kembali lahan seluas 6,22 juta hektare.
Sementara itu, data BPS menunjukkan jumlah penduduk miskin pada Maret 2026 turun sekitar 430 ribu orang menjadi 22,93 juta jiwa.
Sepuluh indikator tersebut memperlihatkan cakupan program pemerintah selama dua tahun, mulai dari peningkatan produksi pangan dan perluasan layanan kesehatan hingga pembangunan infrastruktur serta penguatan ekonomi masyarakat desa.
Meski sejumlah target telah dicapai, beberapa program masih memerlukan penyelesaian dan evaluasi untuk memastikan manfaatnya dirasakan secara merata oleh masyarakat.
Data capaian tersebut bersumber dari BPS, Kementerian Keuangan per 9 Oktober 2026, Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, TNI AD, Polri, Kemendikdasmen, Satgas PKH, dan Agrinas.***