JAKARTA – Analis sepak bola ESPN, Mina Kimes, menilai salah satu fenomena paling menarik dalam sepak bola profesional belakangan ini adalah efek Taylor Swift. Sejak hubungan sang bintang pop dengan Travis Kelce, pemain Kansas City Chiefs, diumumkan pada 2023, minat remaja putri dan wanita muda terhadap NFL meningkat pesat.
Awalnya, unggahan penggemar lebih banyak membahas kehadiran Swift di stadion. Namun, pada musim 2025, Kimes melihat perubahan nada komentar. “Mereka beralih dari mengunggah foto Taylor dan berkata, ‘Oh, hei, Taylor ada di pertandingan dan dia mengenakan ini,’ menjadi mengeluh tentang strategi permainan Chiefs. Saya sangat menyukai itu,” ujarnya, dilansir dari Variety. Kamis (29/1/2026).
NFL sendiri mencatat musim 2025 yang kuat, dengan peningkatan penonton hingga 10% dan pertandingan penuh ketegangan menjelang Super Bowl LX pada 8 Februari. Pertumbuhan ini tak lepas dari strategi liga menarik penggemar baru, termasuk memanfaatkan momentum dari basis penggemar Swift.
Tim Ellis, wakil presiden eksekutif sekaligus kepala pemasaran NFL, menyebut strategi “melepas helm” sebagai kunci. “Kami belum pernah memiliki basis penggemar yang lebih besar. Strateginya adalah memanusiakan pemain, menampilkan gairah mereka, dan menjadikan mereka wajah liga,” katanya.
NFL juga mendekati influencer besar seperti MrBeast dan IShowSpeed untuk menjangkau Generasi Z, serta memanfaatkan tren mode dengan menampilkan gaya berpakaian pemain di acara pra-pertandingan. Kini, kedatangan pemain ke stadion menjadi semacam peragaan busana mingguan, bagian dari upaya liga memperkuat citra dan daya tariknya di luar lapangan.