JAKARTA – Masa depan Endrick di Real Madrid kembali menjadi sorotan setelah penyerang muda Brasil itu dikabarkan mempertimbangkan AC Milan sebagai klub tujuan berikutnya.
Minimnya kesempatan bermain di Santiago Bernabeu membuat Endrick berpeluang meninggalkan Madrid dengan status pinjaman pada bursa transfer musim dingin Januari 2027.
Endrick menunjukkan performa impresif ketika memperkuat Olympique Lyon dengan status pinjaman pada paruh kedua musim 2025-2026.
Dalam 21 penampilan di seluruh kompetisi, pemain Brasil tersebut membukukan delapan gol dan delapan assist, sehingga menghasilkan 16 kontribusi gol.
Penampilan gemilang itu turut membantu Endrick memperjuangkan tempat di skuad Brasil untuk Piala Dunia, sekaligus membuka harapan memperoleh peran lebih besar setelah kembali ke Madrid.
Namun, kenyataan di ibu kota Spanyol justru berbeda karena Endrick kembali kesulitan menembus tim utama.
Mengutip laporan Goal, Jumat (9/10/2026) sejak kompetisi Liga Spanyol musim 2026-2027 dimulai, pemain berusia 20 tahun itu dilaporkan hanya memperoleh empat menit bermain.
AC Milan Muncul sebagai Pilihan Utama
Situasi tersebut membuat Endrick mulai mempertimbangkan peminjaman baru demi mendapatkan waktu bermain yang lebih konsisten.
Lyon disebut masih membuka peluang untuk kembali merekrutnya, sementara Aston Villa juga dikabarkan menunjukkan ketertarikan terhadap penyerang asal Brasil tersebut.
Meski demikian, persaingan mendapatkan Endrick kini disebut mengarah pada klub-klub Italia, terutama AC Milan dan AS Roma.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Endrick telah menjadikan AC Milan sebagai pilihan utama apabila harus meninggalkan Real Madrid.
Peluang tersebut turut dikaitkan dengan hubungan baik Roc Nation, agensi yang menaungi Endrick, dengan Gerry Cardinale, pemilik Milan melalui perusahaan investasinya, RedBird Capital Partners.
Persaingan Ketat Membuat Endrick Tersisih
Peluang Endrick menembus susunan pemain utama Madrid semakin sulit karena klub tersebut memiliki banyak pemain berkualitas di sektor serangan.
Kylian Mbappe, Vinicius Junior, Jude Bellingham, Arda Guler, Brahim Diaz, dan Rodrygo menjadi bagian dari persaingan yang harus dihadapi Endrick.
Madrid juga disebut memperkuat pilihan di lini depan pada musim panas dengan mendatangkan Yan Diomande dan Carlos Espi.
Dalam situasi ketika pelatih Jose Mourinho perlu melakukan rotasi atau mengejar gol pada menit-menit akhir, Espi dilaporkan lebih sering mendapatkan kepercayaan.
Penyerang timnas Spanyol U-21 yang didatangkan dari Levante tersebut pun semakin mempersempit ruang bagi Endrick untuk memperoleh kesempatan tampil.
Januari 2027 Bisa Menjadi Titik Balik
Bursa transfer musim dingin berpotensi menjadi momen penting bagi Endrick dan Real Madrid untuk menentukan langkah terbaik bagi perkembangan sang pemain.
Bertahan tanpa menit bermain yang memadai berisiko menghambat perkembangan Endrick, yang sebelumnya memperlihatkan ketajaman selama menjalani masa peminjaman di Prancis.
Bermain di Serie A bersama AC Milan dapat memberinya tantangan baru sekaligus peluang memperoleh menit bermain lebih banyak untuk menjaga ketajaman dan kebugaran pertandingan.
Meski demikian, kepindahan tersebut belum dapat dianggap sebagai keputusan final karena kesepakatan antara Real Madrid, Endrick, dan klub peminat masih harus terwujud.
Sampai ada kepastian transfer, Endrick tetap harus berjuang merebut kesempatan di Madrid, sementara AC Milan disebut menjadi opsi paling menarik untuk kelanjutan kariernya.***