Es gabus atau es kue gabus adalah jajanan legendaris zaman dulu yang lagi viral kembali di 2026. Teksturnya kenyal-lembut seperti gabus (bukan dari gabus asli, tapi dari tepung hunkwe), rasanya manis gurih santan, dan warnanya pelangi yang cantik. Banyak yang gagal karena adonan menggumpal, keras, atau lapisannya tidak rapi.
Tenang! Berikut resep anti gagal yang sudah dicoba banyak orang plus tips supaya hasilnya sempurna setiap kali.
Bahan-bahan (untuk ±20-25 cetakan es batu sedang, bisa dibuat pelangi 3 warna):
- 200 gram tepung hunkwe (1 bungkus besar atau 2 bungkus kecil, pastikan fresh dan tidak menggumpal)
- 200-250 gram gula pasir (sesuaikan selera, mulai dari 200 gr dulu biar tidak terlalu manis)
- 1 bungkus santan instan 65 ml (atau 200-250 ml santan encer dari ½ butir kelapa)
- 1.200-1.400 ml air (total cairan sekitar 1,4-1,6 liter agar tekstur pas)
- 1 sachet susu kental manis (opsional, untuk rasa lebih creamy)
- ½ sdt garam (untuk penguat rasa gurih)
- 1 sdt vanili bubuk atau pasta vanila (opsional, hilangkan bau langu)
- Pewarna makanan merah muda, hijau muda, kuning (atau sesuai selera, 3-4 tetes per warna)
Alat yang dibutuhkan:
- Panci anti lengket (sangat penting agar adonan tidak gosong atau lengket)
- Whisk atau sendok kayu untuk mengaduk
- Cetakan es batu/loyang kotak kecil
- Saringan (untuk adonan halus)
Cara membuat langkah demi langkah :
1. Campur bahan kering dulu
Masukkan tepung hunkwe, gula pasir, garam, dan vanili ke dalam panci besar. Aduk rata dengan whisk supaya tidak ada gumpalan tepung.
2. Tambahkan cairan secara bertahap
Tuang santan instan + susu kental manis (jika pakai), lalu tambahkan air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga adonan halus dan tidak ada tepung menggumpal. Saring adonan jika masih ada sisa gumpalan kecil – ini kunci anti gagal!
3. Bagi adonan menjadi 3 bagian (untuk pelangi)
Tuang ke 3 wadah terpisah. Tambahkan pewarna makanan ke masing-masing (merah muda, hijau muda, kuning). Aduk rata. Biarkan adonan istirahat 5 menit agar gelembung udara hilang.
4. Masak adonan secara bergantian (layering)
Panaskan panci anti lengket dengan api sedang-kecil. Tuang 1/3 adonan pertama (misalnya warna hijau) ke panci. Aduk terus searah jarum jam dengan gerakan cepat dan konsisten hingga adonan mendidih, mengental, dan mengkilap (seperti lem transparan). Ini butuh 5-8 menit – jangan berhenti mengaduk agar tidak gosong atau berbutir.
5. Tuang ke cetakan
Segera tuang adonan panas ke cetakan es batu atau loyang. Ratakan permukaan dengan sendok. Tunggu 1-2 menit hingga lapisan atas sedikit set (tidak langsung tuang lapisan berikutnya, biar warna tidak luntur).
6. Ulangi layering
Masak adonan warna kedua (misalnya pink), tuang di atas lapisan pertama yang sudah set sedikit. Ulangi sampai warna ketiga. Tekan ringan setiap lapisan agar menempel kuat.
7. Dinginkan dan bekukan
Biarkan suhu ruang 10-15 menit, lalu masukkan freezer minimal 4-6 jam (lebih baik semalaman) agar keras dan mudah dikeluarkan.
Tips Anti Gagal 100% (dari pengalaman banyak pembuat) :
- Gunakan panci anti lengket tebal agar panas merata dan adonan tidak lengket/gosong.
- Aduk terus menerus dengan gerakan melingkar cepat saat dimasak – jangan berhenti, ini mencegah gumpal atau bertekstur kasar.
- Jangan terlalu banyak tepung hunkwe (maks 200-240 gr untuk 1,4 liter cairan) agar tidak keras seperti karet.
- Tunggu setiap lapisan agak set (sentuh ringan, tidak lengket) sebelum tuang lapisan berikutnya – biar warna rapi dan tidak bercampur.
- Jika adonan terlalu kental sebelum mendidih, tambah sedikit air panas; jika terlalu encer, masak lebih lama sampai mengkilap.
- Untuk versi cokelat: tambah 1-2 sdm cokelat bubuk ke salah satu adonan.
- Simpan di freezer dalam wadah kedap udara agar tidak berbau freezer.