JAKARTA – Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, ingin kegiatan malam di museum-museum lebih dikembangkan lagi sebagai upaya menarik lebih banyak pengunjung.
“Saya kira itu sudah mulai menjadi tren juga ya. Night at the museum, atau museum di malam hari, menurut saya satu hal yang bisa kita kembangkan untuk menghidupkan museum, karena suasananya mungkin lebih berbeda gitu ya,” katanya di Jakarta, Jumat (27/12).
Pernyataan itu disampaikan dalam acara pemberian jaminan sosial ketenagakerjaan kepada ahli waris maestro budaya yang digelar di Gedung A Kementerian Kebudayaan.
Pada kesempatan tersebut, Fadli juga menyampaikan apresiasi kepada pengelola museum yang telah memperpanjang jam operasional hingga malam hari dan mengadakan berbagai aktivitas menarik.
“Kalau tidak salah Museum Nasional juga sudah sampai malam sekarang. Jadi bukan hanya terbatas sampai sore,” ujarnya.
Sementara itu, Museum Bahari Jakarta turut mendukung inisiatif ini dengan menggelar pemutaran film secara maraton pada malam Tahun Baru 2025.
Kegiatan tersebut dirancang sebagai tempat bagi masyarakat yang ingin merayakan pergantian tahun bersama keluarga dan teman.
Fadli Zon optimistis bahwa kegiatan malam di museum dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berkunjung.
Namun, ia mengingatkan bahwa pengelola perlu mempersiapkan teknis pelaksanaan dengan matang. Hal ini mencakup pengaturan pencahayaan yang memadai serta memastikan pengunjung dapat menikmati pengalaman dengan aman dan nyaman.