JAKARTA — Barcelona kembali tersungkur di Liga Spanyol setelah kalah 2-1 dari Girona di Stadion Montilivi, Selasa (17/2/2026), menandai kekalahan kedua beruntun mereka di kompetisi domestik.
Pelatih Hansi Flick secara terbuka mengakui timnya tampil di bawah performa terbaik dan belum mampu menunjukkan konsistensi sejak kekalahan sebelumnya dari Atletico Madrid.
Pelatih asal Jerman itu enggan menyoroti keputusan wasit dan lebih memilih fokus pada performa skuadnya di lapangan. “Semua orang melihat pertandingan itu,” ucap Flick usai laga seperti dikutip dari laman resmi Barcelona.
Flick menyoroti buruknya organisasi pertahanan Barcelona yang gagal mengantisipasi serangan balik cepat lawan. “Kami bertahan dengan sangat buruk, tidak berada dalam posisi baik,” tegasnya dengan nada kecewa.
Meski pada babak pertama Barcelona mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya, Flick mengakui timnya kehilangan semangat dan keinginan kuat untuk memenangkan pertandingan di babak kedua.
Ia menyebut kekalahan dari Atletico Madrid seharusnya menjadi titik balik bagi tim untuk bangkit. “Penting untuk menang hari ini, dan semua orang kecewa,” ujarnya.
Kini, Blaugrana memiliki waktu satu pekan ke depan untuk memperbaiki performa dan kembali dengan mentalitas juara. Flick menegaskan tidak ada tempat untuk alasan. “Kami harus bermain lebih baik, tidak ada alasan,” kata sang pelatih.
Kekalahan ganda ini menjadi alarm keras bagi Barcelona yang kini tertinggal dua poin dari Real Madrid di puncak klasemen La Liga. Flick menutup konferensi pers dengan nada waspada. “Perbaikan di segala lini sangat mendesak harus segera dilakukan,” tutupnya.***