JAKARTA – Pelatih Oxford United, Gary Rowett, mengonfirmasi bahwa cedera yang dialami penyerang Ole Romeny dalam laga terakhir Grup B Piala Presiden 2025 cukup serius. Cedera itu terjadi usai pertandingan kontra Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis malam, yang berakhir dengan kemenangan telak 4-0 bagi timnya.
“Ole mengalami cedera yang cukup buruk, dan kita akan lihat kemungkinan bermain dalam final,” ujar Rowett dalam keterangan tertulisnya di Bandung, Jumat (11/7/2025). Ia mengungkapkan bahwa absennya Romeny menjadi kerugian besar bagi tim, mengingat banyak fans yang berharap bisa melihat penyerang naturalisasi Timnas Indonesia tersebut tampil di partai puncak.
“Tentu akan ada banyak fans yang ingin melihatnya bermain. Jika dia bisa tampil, itu tentu sangat bagus. Namun, jika tidak, kita harus bisa menerima kondisi tersebut,” tambah Rowett.
Romeny, yang terpaksa ditarik keluar pada menit ke-16 akibat tekel keras dari pemain Arema FC, Pauloinho Moccelin, digantikan oleh Thomas Harris. Meski kehilangan pemain penting, Oxford United tetap tampil dominan dan meraih kemenangan besar 4-0, yang memastikan mereka melaju ke final dan akan bertemu Port FC.
Rowett menilai pertandingan melawan Arema memiliki tantangan yang berbeda dibandingkan dengan laga-laga sebelumnya. “Ini adalah tipe pertandingan yang lebih fisikal, dan itu membuat para pemain yang turun sejak menit pertama merasa kesulitan,” ujarnya. Namun, ia tetap mengapresiasi penampilan timnya yang berhasil mencetak empat gol setelah sebelumnya sukses mencetak enam gol di laga sebelumnya.
“Meski begitu, saya cukup senang dengan pencapaian tim ini, terutama karena kami berhasil lolos ke final,” ungkap Rowett.
Oxford United telah menumbangkan sejumlah tim tangguh di babak penyisihan dan kini hanya selangkah lagi dari meraih gelar juara Piala Presiden 2025. Namun, tantangan besar menanti mereka di final, dengan absennya Romeny yang masih menyisakan pertanyaan besar bagi pelatih dan fans setia The U’s.
