Gempa bumi dangkal berkekuatan 6,1 magnitudo mengguncang wilayah tenggara Taiwan pada Rabu malam (24/12). Otoritas cuaca setempat memastikan belum ada laporan kerusakan signifikan akibat peristiwa tersebut.
Gempa terjadi pada pukul 17.47 waktu setempat dengan kedalaman sekitar 11,9 kilometer, menurut keterangan Central Weather Administration. Guncangan terasa hingga ke ibu kota Taipei, menyebabkan sejumlah bangunan bergetar cukup kuat.
Transportasi Aman, Pabrik Chip Tetap Beroperasi
Badan Pemadam Kebakaran Nasional Taiwan menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan gangguan pada jaringan transportasi di seluruh pulau tersebut.
Produsen semikonduktor terbesar Taiwan, TSMC, menegaskan bahwa intensitas gempa tidak memenuhi ambang batas evakuasi, sehingga operasional pabrik di berbagai wilayah tetap berjalan normal.
Peringatan gempa sempat dikeluarkan untuk sejumlah kota besar, termasuk Kaohsiung, Taichung, dan Tainan. Sementara itu, tingkat intensitas gempa tercatat mencapai level empat dari tujuh skala intensitas Taiwan di Kabupaten Hualien dan Pingtung.
Tayangan televisi lokal memperlihatkan sejumlah barang di rak supermarket di wilayah Taitung jatuh dan pecah akibat guncangan. Meski demikian, belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur besar.
Taiwan Rawan Gempa
Taiwan berada di pertemuan dua lempeng tektonik aktif, menjadikannya salah satu wilayah dengan aktivitas seismik tinggi di Asia Timur. Sejarah mencatat, lebih dari 100 orang tewas akibat gempa di Taiwan selatan pada 2016. Sementara itu, gempa berkekuatan 7,3 magnitudo pada 1999 menewaskan lebih dari 2.000 orang, menjadi salah satu bencana gempa paling mematikan dalam sejarah pulau tersebut.