MALUKU UTARA — Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Jailolo, Maluku Utara, pada Senin siang (14/7/2025) pukul 12.39 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
“Berdasarkan hasil analisis, gempa ini memiliki parameter update magnitudo M5,2. Episenter berada di laut, 19 km timur Pulau Batang Dua, Ternate, dengan kedalaman 12 km,” ungkap Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dalam keterangan tertulis.
Gempa Bersumber dari Aktivitas Penyesaran Laut Maluku
BMKG menjelaskan bahwa gempa tergolong dangkal dan terjadi akibat aktivitas penyesaran pada lempeng Laut Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki pergerakan naik atau *thrust fault*.
“Jenis gempa ini disebabkan oleh aktivitas penyesaran, dan karena kedalamannya dangkal, getarannya terasa cukup kuat di wilayah sekitar,” jelas Daryono.
Guncangan Dirasakan di Ternate Utara
Getaran gempa dirasakan di wilayah Ternate Utara dengan intensitas III MMI, yang artinya getaran terasa nyata di dalam rumah dan seolah-olah ada truk besar yang lewat. Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan.
“Yang perlu kami tegaskan, berdasarkan pemodelan, gempa ini tidak berpotensi tsunami,” tegas Daryono.
Belum Ada Gempa Susulan
BMKG juga menginformasikan bahwa hingga pukul 13.28 WIB, belum terdeteksi adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).
BMKG Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga juga diminta memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.
“Pastikan bangunan Anda cukup tahan gempa atau tidak mengalami kerusakan yang membahayakan kestabilannya,” kata Daryono.