ACEH – TNI Angkatan Udara kembali menunjukkan peran strategisnya dalam misi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan logistik ke wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh. Menggunakan helikopter H225M Caracal, TNI AU mendistribusikan bantuan seberat 2.500 kilogram ke empat desa di dua kabupaten, Sabtu (20/12/2025).
Helikopter Caracal bernomor registrasi HT-7205 diterbangkan untuk menjangkau wilayah-wilayah yang mengalami keterbatasan akses darat akibat kondisi geografis dan dampak bencana alam. Jalur udara dipilih sebagai solusi tercepat agar bantuan dapat segera diterima masyarakat yang membutuhkan.
Empat titik distribusi tersebar di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Desa Ganuren di Kabupaten Aceh Tengah menerima bantuan dengan muatan terbesar, yakni 1.000 kilogram. Sementara itu, tiga desa di Kabupaten Bener Meriah—Desa Sosial, Desa Weh Tenang, dan Desa Satap Permata—masing-masing memperoleh bantuan seberat 500 kilogram.
Bantuan yang disalurkan terdiri atas kebutuhan dasar masyarakat, yang diprioritaskan untuk mendukung kelangsungan hidup warga terdampak serta meringankan beban pascabencana. Proses distribusi dilakukan secara terkoordinasi dengan memperhatikan faktor keselamatan penerbangan dan ketepatan sasaran.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, menegaskan bahwa operasi udara ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat di wilayah sulit dijangkau.
“Melalui pengoperasian helikopter Caracal, TNI Angkatan Udara memastikan bantuan kemanusiaan dapat disalurkan secara cepat dan tepat ke daerah-daerah yang tidak memungkinkan dijangkau melalui jalur darat,” ujar I Nyoman Suadnyana.
Ia menjelaskan, kemampuan angkut besar serta ketangguhan Caracal dalam berbagai kondisi medan menjadikannya aset vital dalam operasi bantuan kemanusiaan, khususnya di wilayah dengan kontur pegunungan seperti Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Misi ini menjadi bagian dari dukungan berkelanjutan TNI AU dalam penanggulangan bencana alam di Aceh. Selain mempercepat distribusi logistik, kehadiran unsur udara juga diharapkan mampu menjaga kesinambungan bantuan hingga kondisi di lapangan kembali normal.
Dengan pengerahan alutsista dan personel yang profesional, TNI Angkatan Udara menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan secara merata kepada masyarakat terdampak bencana.