JAKARTA – Hujan yang turun selama tiga hari berturut-turut di Malaysia menghambat Honda menyelesaikan uji coba mesin 850 cc terbaru yang direncanakan untuk MotoGP 2027. Tim penguji dan pengembangan Honda sebelumnya telah tiba di Sirkuit Internasional Sepang untuk menjalani tes terakhir tahun ini sebelum libur Natal. Namun, cuaca ekstrem membuat agenda tersebut tidak berjalan optimal.
Menurut informasi yang dilansir Motorsport, Rabu (24/12/2025), test rider HRC Takaaki Nakagami sempat turun ke lintasan menggunakan motor konvensional dengan paket aerodinamika rendah serta mesin 850 cc yang akan dipakai sesuai regulasi 2027. Nakagami juga mencoba ban basah dan kering yang tengah dikembangkan Pirelli, pemasok resmi MotoGP mulai 2027 menggantikan Michelin. Sayangnya, ia hanya mampu menyelesaikan beberapa lap dengan ban slick sehingga Honda gagal mengumpulkan data signifikan dalam kondisi kering.
Tes di Sepang menjadi kesempatan terakhir Honda memanfaatkan konsesi level D. Setelah mengumpulkan 35 persen poin musim 2025, pabrikan Jepang itu naik ke Grup C. Konsekuensinya, pada 2026 Honda tidak lagi bebas melakukan tes kapan pun, dibatasi jumlah ban per musim sebanyak 260, serta melarang pembalap reguler melakukan tes mandiri.
Seperti Ducati (Grup A), KTM dan Aprilia (Grup C), Honda harus menunggu tes resmi Pirelli pada 2026 yang diperkirakan hanya berlangsung dua kali. Tes tersebut akan dibagi untuk motor edisi 2026 dan 2027. Motorsport.com memahami Aleix Espargaro akan fokus pada pengembangan final RC213V, sementara Nakagami menggarap RC214V. Espargaro baru akan bergabung dengan proyek 2027 pada pertengahan musim.
Di Sepang, Nakagami sempat menjajal ban basah Pirelli yang belum pernah dicoba pabrikan lain. Sebelumnya, tim-tim lain menggunakan ban kering Pirelli di tes Misano September lalu, sementara KTM sudah menguji motor 2027 dalam sesi privat di Jerez pada November.