JAKARTA – Ketegangan sempat muncul di perbatasan Tailan-Kamboja pada Kamis (5/2/2026) pagi, setelah tentara Kamboja secara tidak sengaja menembakkan proyektil 40 mm ke arah posisi militer Tailan. Media lokal melaporkan, granat tersebut ditembakkan dari wilayah Kamboja, namun tidak menimbulkkan korban.
Situasi yang sempat memanas segera terkendali setelah pihak Tailan membuka jalur komunikasi resmi. “Komando Wilayah Angkatan Darat Kedua menghubungi pihak Kamboja dan menerima penjelasan sebagai berikut: Tembakan itu dilepaskan secara tidak sengaja karena pelanggaran disiplin penanganan senjata oleh seorang prajurit muda,” bunyi pernyataan yang dikutip dari Sputnik, Kamis. Prajurit tersebut kini telah dimintai keterangan.
Insiden ini terjadi di tengah posisi pasukan kedua negara yang masih berjaga di garis kontak pascakonflik bersenjata selama tiga pekan pada Desember lalu. Tailan dan Kamboja sebelumnya telah menyepakati gencatan senjata yang berlaku sejak 24 Desember 2025.
Dalam piagam kesepakatan, kedua pihak berkomitmen penuh untuk mematuhi gencatan senjata, menyelesaikan konflik secara damai, serta mencegah insiden perbatasan yang provokatif maupun tidak disengaja yang berpotensi memicu kembali permusuhan.
