Isi Konten
JAKARTA – Pemerintah melalui SKB Tiga Menteri (Menteri Agama, Menteri PAN-RB, dan Menteri Ketenagakerjaan) telah menetapkan 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama untuk tahun 2026. Totalnya ada 25 hari libur resmi yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mudik, liburan, maupun agenda keluarga.
Rincian Libur Nasional 2026 (17 Hari)
- 1 Januari (Kamis) – Tahun Baru Masehi
- 16 Januari (Jumat) – Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW
- 17 Februari (Selasa) – Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
- 19 Maret (Kamis) – Hari Suci Nyepi
- 21 Maret (Sabtu) – Idulfitri 1447 H
- 22 Maret (Minggu) – Idulfitri 1447 H
- 3 April (Jumat) – Wafat Yesus Kristus
- 5 April (Minggu) – Paskah
- 1 Mei (Jumat) – Hari Buruh Internasional
- 14 Mei (Kamis) – Kenaikan Yesus Kristus
- 27 Mei (Rabu) – Iduladha 1447 H
- 31 Mei (Minggu) – Hari Raya Waisak 2570 BE
- 1 Juni (Senin) – Hari Lahir Pancasila
- 16 Juni (Selasa) – Tahun Baru Islam 1448 H
- 17 Agustus (Senin) – Hari Kemerdekaan RI
- 25 Agustus (Selasa) – Maulid Nabi Muhammad SAW
- 25 Desember (Jumat) – Hari Raya Natal
Rincian Cuti Bersama 2026 (8 Hari)
- 16 Februari (Senin) – Tahun Baru Imlek
- 18 Maret (Rabu) – Hari Suci Nyepi
- 20 Maret (Jumat) – Idulfitri 1447 H
- 23 Maret (Senin) – Idulfitri 1447 H
- 24 Maret (Selasa) – Idulfitri 1447 H
- 15 Mei (Jumat) – Kenaikan Yesus Kristus
- 28 Mei (Kamis) – Iduladha 1447 H
- 24 Desember (Kamis) – Natal
Highlight: Libur Panjang Lebaran 2026
- Idulfitri jatuh pada 21–22 Maret (Sabtu–Minggu)
- Ditambah cuti bersama 20, 23, 24 Maret
- Berdekatan dengan Nyepi (19 Maret) dan cuti Nyepi (18 Maret)
Artinya, masyarakat bisa menikmati libur panjang sepekan penuh di bulan Maret 2026 — momen ideal untuk mudik, liburan keluarga, atau wisata.
Catatan
Dengan total 25 hari libur resmi, kalender 2026 dinilai cukup ideal untuk menjaga keseimbangan kerja–hidup sekaligus mendukung sektor pariwisata nasional.