Garuda Tv – Badan Gizi Nasional (BGN) mengupayakan integrasi kamera pengawas atau closed-circuit television (CCTV) berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk memperkuat pengawasan operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan sistem tersebut dirancang untuk membantu memantau kepatuhan petugas dapur terhadap standar operasional prosedur (SOP), termasuk kedisiplinan kerja dan penggunaan masker selama proses pengolahan makanan.
Saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur SPPG di Aceh, Sudaryono menjelaskan bahwa CCTV telah tersedia di SPPG, tetapi belum terhubung dengan pusat pemantauan. BGN kini mengupayakan agar rekaman kamera pengawas dapat dikirim ke pusat dan didukung teknologi AI untuk meningkatkan efektivitas pengawasan.
Menurut Sudaryono, pemanfaatan teknologi diperlukan untuk memastikan kepala SPPG, akuntan, ahli gizi, dan seluruh petugas menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.
“CCTV-nya belum terkoneksi ke pusat. Kami sedang upayakan supaya gambarnya itu dikirim ke pusat, kami kasih artificial intelligence untuk memastikan ahli gizi, kepala dapur, semua pegawai yang ada yang kerja di dapur ini kemudian sesuai SOP enggak? Pakai masker enggak?” ujar Sudaryono.
Selain menyiapkan sistem pengawasan berbasis teknologi, BGN menerapkan absensi harian melalui konferensi video Zoom sebanyak dua kali sehari, yakni pada sore hari dan dini hari. Absensi sore dilakukan untuk memeriksa penerimaan bahan baku, sedangkan absensi dini hari menjadi bagian dari pengawasan operasional dapur.
Kepala SPPG, akuntan, dan ahli gizi diwajibkan mengikuti proses pemantauan tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional dapur serta meningkatkan kedisiplinan petugas dalam menjalankan tanggung jawabnya.
Sudaryono mengakui bahwa absensi melalui Zoom masih menggunakan metode manual. Karena itu, BGN berupaya mengembangkan sistem pengawasan yang lebih maju melalui pemanfaatan CCTV dan teknologi AI.
Dalam sidak tersebut, Sudaryono juga menegaskan bahwa kunjungan lapangan bukan bertujuan untuk mencari kesalahan atau memarahi petugas, melainkan memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai prosedur sekaligus memberikan motivasi kepada para pelaksana di lapangan.
Ia menilai, sebagian besar petugas telah menjalankan tugas dengan baik. Namun, evaluasi dan perbaikan tetap diperlukan agar seluruh dapur SPPG menerapkan standar yang sama.
Sudaryono mengingatkan bahwa persoalan yang terjadi di satu dapur dapat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap pelaksanaan program secara keseluruhan. Oleh sebab itu, kepatuhan terhadap SOP harus menjadi tanggung jawab seluruh pengelola SPPG, bukan hanya sebagian.
Penguatan pengawasan ini menjadi bagian dari upaya BGN menjaga kualitas pelayanan, kebersihan, dan keamanan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Caption, Editor & Upload: Tijani
GARUDA TV – Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya
Saksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:
www.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45
Scan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.
🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel https://www.youtube.com/@garudatv.official
🔴 Follow our Official TikTok https://www.tiktok.com/@garudatvnews
🔴 Like our Official Facebook https://www.facebook.com/garudatv.official
🔴 Follow our Official Instagram https://www.instagram.com/garudatv.official/