JAKARTA – Pembalap Aprilia Racing Team, Jorge Martin, dipastikan tidak akan tampil pada MotoGP Portugal. Keputusan ini diambil setelah tim dan dokter menilai kondisi fisiknya belum pulih sepenuhnya dari cedera tulang selangka kanan yang dialaminya lebih dari sebulan lalu pada Sprint Race MotoGP Jepang, 26 September 2025.
“Kepada media, kami ingin menginformasikan bahwa Jorge Martin akan absen di GP Portugal untuk fokus pada pemulihannya,” demikian pernyataan resmi tim Aprilia pada Selasa (28/10/2025).
Martin mengalami kecelakaan hebat saat melakukan pengereman di tikungan pertama Sirkuit Motegi. Insiden tersebut tidak hanya membuat Marco Bezzecchi cedera kaki, tetapi juga menyebabkan Martin patah tulang selangka kanan setelah terjatuh keras ke aspal.
Setelah kejadian itu, Martin langsung diterbangkan ke Barcelona untuk menjalani operasi yang dilakukan oleh Dr. Xavier Mir pada 30 September. Cedera tersebut memaksanya absen di empat seri beruntun: Jepang, Indonesia, Australia, dan Malaysia.
Tes Medis Jorge Martin di Barcelona
Sebelumnya, Martin dijadwalkan menjalani tes medis lanjutan di Barcelona pada Rabu ini untuk menentukan apakah ia layak tampil pada GP Portugal, balapan kedua terakhir musim ini. Namun, tim memutuskan untuk tidak mengambil risiko, dan memilih agar sang juara dunia MotoGP 2024 itu fokus memulihkan kondisi agar bisa tampil prima pada MotoGP Valencia bulan depan.
Balapan di Sirkuit Cheste, Valencia, akan menjadi seri penutup musim 2025, sekaligus momen penting karena pada 18 November akan digelar tes pramusim pertama 2026. Tes tersebut krusial bagi Aprilia dalam menentukan arah pengembangan motor baru untuk musim depan, terutama setelah adanya pembekuan regulasi mesin, meski bagian lain motor masih bisa dikembangkan.
Sejak bergabung dengan Aprilia, Martin menghadapi rentetan cedera serius. Ia telah mengalami empat kecelakaan besar dan empat kali menjalani operasi dalam satu musim: mulai dari insiden pada tes pramusim Sepang, latihan sebelum seri pembuka, kecelakaan di Qatar, hingga insiden teranyar di Motegi.
Empat kecelakaan, empat cedera, dan empat operasi menjadi catatan berat bagi sang juara bertahan. Namun, Martin tetap optimistis bisa kembali kuat di Valencia, menutup musim dengan performa terbaiknya.
