JAKARTA – Bek Arsenal asal Ekuador, Piero Incapie, menjadi sorotan setelah diusir keluar lapangan dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Meksiko di Stadion Mexico City, Rabu (1/7/2026).
Ia menerima kartu merah langsung pada menit ke-95 karena pelanggaran aturan baru yang dikenal sebagai “Hukum Vinicius” atau “La Vinicius.“
Kartu Merah Kedua
Insiden terjadi saat Incapie menutupi mulutnya dengan tangan dalam adu mulut dengan striker Meksiko, Santiago Jiménez (AC Milan). Wasit Slavko Vinčić kemudian meninjau VAR dan memutuskan mengusir Incapie. Ia tercatat sebagai pemain kedua dalam sejarah Piala Dunia yang terkena sanksi karena “pelanggaran menutupi mulut,” setelah Miguel Almiron (Paraguay) pada fase grup.
Aturan ini lahir setelah kasus kontroversial pada Liga Champions, ketika Gianluca Prestiani menutupi mulutnya saat berbicara dengan Vinicius Junior. IFAB menetapkan bahwa tindakan menutup mulut saat berdebat dapat dianggap sebagai upaya menyembunyikan penghinaan atau pernyataan diskriminatif.
Tanpa Incapie, Ekuador tak berdaya menghadapi tuan rumah bersama Meksiko. Mereka kebobolan dua gol cepat dari Julian Quinonez (Al-Qidisilla) menit ke-22 dan Raúl Jiménez (Fulham) menit ke-31. Kekalahan 0-2 memastikan Ekuador tersingkir lebih awal.
Meksiko, yang sebelumnya menundukkan Korea Selatan 1-0 pada fase grup, kini melaju ke babak 16 besar. Mereka akan berhadapan dengan pemenang laga Inggris kontra Republik Demokratik Kongo di Mexico City pada 6 Juli.