Kementerian Agama (Kemenag) menanggapi viralnya video penceramah asal Kediri, Gus Elham Yahya, yang terlihat menciumi anak perempuan saat acara pengajian. Aksi tersebut menuai kritik luas di media sosial dan dianggap tidak pantas dilakukan di ruang publik.
Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi’i, menegaskan bahwa tindakan semacam itu tidak sejalan dengan nilai-nilai pendidikan keagamaan yang menjunjung tinggi etika, penghormatan, dan prinsip pesantren serta madrasah ramah anak.
“Kami meminta agar tindakan seperti itu dihentikan. Dakwah seharusnya menjadi teladan, bukan menimbulkan kegaduhan atau kesalahpahaman di masyarakat,” ujar Syafi’i, Selasa (11/11).
Menurut Syafi’i, Kemenag sejalan dengan kritik publik yang menilai tindakan tersebut berlebihan dan tidak pantas dalam konteks dakwah. Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan langkah pembinaan jika perilaku serupa terus berulang.
Kementerian Agama berharap para pendakwah dan tokoh agama tetap menjaga marwah dakwah sebagai ruang edukasi moral dan spiritual, bukan panggung sensasi yang justru menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat.