JAKARTA – Koperasi Garudayaksa Nusantara (KGN) bersama Kementerian Koperasi dan UKM serta PLN Peduli terus memperkuat komitmen membangun generasi baru penggerak koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga November 2025, sebanyak 500 Pemandu Koperasi KDKMP telah resmi dilatih melalui rangkaian program Training of Trainers (ToT) di berbagai daerah.
Pada 13–18 November 2025, KGN kembali menyelenggarakan seri ke-4 dan ke-5 ToT Fasilitator dan Pemandu KDKMP di Bapeltan Temanggung, Jawa Tengah, dengan total 250 peserta dari Jawa Tengah, DIY, dan sejumlah daerah lainnya. Mereka dibekali materi strategis mencakup perkoperasian, manajemen bisnis, ritel, pendampingan usaha, hingga pemahaman mendalam mengenai fungsi anggota sebagai pemilik sekaligus pengawas koperasi.
Dalam sambutan pembukaan, Ketua Umum KGN Yasmin Kartiasa Setiawan menekankan pentingnya melahirkan anggota koperasi yang berdaya dan teredukasi.
“Jika 500 orang pemandu koperasi ini masing-masing melatih 200 orang anggota koperasi dan masyarakat, maka akan ada 100.000 orang yang paham koperasi. Mereka akan berpartisipasi aktif, menjadi anggota yang kuat, dan mengawasi koperasinya dengan baik.”
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa memperkuat kapasitas anggota merupakan pondasi utama keberhasilan program KDKMP. Semakin tinggi literasi anggota, semakin sehat tata kelola ekonomi desa.
Direktur Eksekutif KGN, Muliandy Nasution, juga menekankan bahwa pihaknya akan terus melakukan terobosan agar menjadi koperasi percontohan KDKMP dalam menjalankan berbagai kegiatan usaha di desa. Melalui peran KDKMP sebagai pusat ekonomi desa, ekosistem usaha lokal diharapkan tumbuh lebih produktif—mulai dari sektor ritel, pangan, logistik desa, energi terbarukan, hingga layanan ekonomi lainnya. Langkah ini diharapkan mendorong kemandirian desa, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional dari akar komunitas.
Sebagai pelaksana kegiatan, KGN Institut memastikan kurikulum, metode pelatihan, hingga sistem monitoring disusun secara profesional. Lembaga tersebut juga menyiapkan program lanjutan berupa mentoring, penyediaan materi terstandar, dan pendampingan berkelanjutan untuk memastikan KDKMP dapat beroperasi secara efektif, akuntabel, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.