ACEH JAYA — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun tiga Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Aceh Jaya pada 2026.
Program tersebut tersebar di Desa Panton Makmur, Desa Gle Jong, dan Desa Ujong Muloh dengan total anggaran mencapai Rp16,8 miliar.
Kepala DKPP Aceh Jaya Destin Rezawan mengatakan ketiga lokasi tersebut menjadi bagian dari program KNMP yang berjalan tahun ini.
“Tahun ini Aceh Jaya menerima tiga lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP),” kata Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Pangan (DKPP) Aceh Jaya, Destin Rezawan, di Aceh Jaya, Sabtu (3/10/2026).
Pembangunan KNMP Desa Panton Makmur berada di Kecamatan Krueng Sabee, sedangkan Desa Gle Jong berada di Kecamatan Jaya.
Sementara itu, lokasi ketiga berada di Desa Ujong Muloh, Kecamatan Indra Jaya, dengan seluruh proyek kini memasuki tahap awal pembangunan.
Destin menyebut seluruh pekerjaan pembangunan telah memiliki kontrak sehingga proses pengerjaan fasilitas KNMP dapat segera berjalan sesuai rencana.
“Untuk anggaran sendiri nilainya berbeda- beda KNMP Desa Panton Makmur mendapat Rp3,4 miliar, KNMP Desa Gle Jong Rp6,5 miliar, sedangkan KNMP Desa Ujong Muloh mencapai Rp6,9 miliar, secara keseluruhan sekitar Rp16,8 miliar,” ujarnya.
Perbedaan nilai anggaran disesuaikan dengan kebutuhan fasilitas serta karakteristik nelayan di masing-masing kawasan penerima program.
Menurut Destin, KNMP dirancang dalam dua pola, yakni tipe hub dengan fasilitas kelautan lebih lengkap dan tipe penyangga yang mendukung kawasan hub.
Fasilitas yang disiapkan antara lain tempat kapal bersandar, cold storage, pabrik es mini, hingga SPBN untuk KNMP dengan konsep hub.
Pembangunan berbagai fasilitas tersebut diharapkan memperkuat aktivitas perikanan sekaligus membantu nelayan mengelola hasil tangkapan dengan lebih baik.
Pemerintah daerah berharap program KNMP dapat meningkatkan produktivitas serta memperkuat perekonomian masyarakat pesisir di Aceh Jaya.
“Kita berharap dengan adanya bantuan ini, kedepan mampu meningkatkan perekonomian para nelayan Aceh Jaya, apalagi sejumlah fasilitas yang dibangun nanti sudah lengkap,” demikian Dastin Rezawan.***