JEPANG– Kontingen Indonesia mengumpulkan 27 medali dan menempati posisi ke-15 klasemen sementara Asian Games 2026, Aichi-Nagoya, Jepang.
Data hingga Senin (28/9/2026) pukul 20.45 WIB mencatat Indonesia meraih 2 emas, 5 perak, dan 20 perunggu.
Posisi Indonesia ditentukan berdasarkan jumlah emas, kemudian perak dan perunggu jika terdapat negara dengan emas yang sama.
Malaysia masih berada di atas Indonesia dengan koleksi enam emas, tiga perak, dan sembilan perunggu.
China tetap menguasai puncak klasemen dengan 132 emas, 53 perak, dan 45 perunggu atau total 230 medali.
Jepang menempati posisi kedua setelah mengoleksi 41 emas, 68 perak, dan 63 perunggu dengan total 172 medali.
Korea Selatan berada di urutan ketiga dengan 21 emas, 26 perak, dan 43 perunggu atau total 90 medali.
Uzbekistan menghuni posisi keempat dengan 12 emas, 17 perak, dan 13 perunggu.
Kazakhstan berada di posisi kelima dengan sembilan emas, 13 perak, dan 23 perunggu.
Thailand menempati urutan keenam dengan sembilan emas, delapan perak, dan 13 perunggu.
Bahrain berada di posisi ketujuh setelah mengumpulkan sembilan emas, dua perak, dan tiga perunggu.
Iran menempati posisi kedelapan dengan delapan emas, 15 perak, dan sembilan perunggu.
Korea Utara berada di urutan kesembilan dengan tujuh emas, lima perak, dan lima perunggu.
Malaysia melengkapi posisi 10 besar dengan enam emas, tiga perak, dan sembilan perunggu.
Indonesia mengandalkan sejumlah cabang olahraga untuk menjaga perolehan medali di Asian Games 2026.
Angkat besi dan bulu tangkis menjadi dua cabang yang telah menyumbangkan medali emas bagi Indonesia.
Bulu tangkis sejauh ini menghasilkan empat medali, yakni satu emas dan tiga perunggu.
Emas bulu tangkis Indonesia berasal dari nomor beregu putra pada rangkaian pertandingan sebelumnya.
Sementara tiga perunggu diperoleh tim beregu putri, Alwi Farhan, serta pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
Alwi meraih perunggu setelah perjalanannya di nomor tunggal putra terhenti pada babak semifinal.
Fajar/Fikri juga memastikan perunggu setelah langkah mereka terhenti di semifinal ganda putra.
Alwi harus mengakui keunggulan wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn, pada pertandingan semifinal.
Fajar/Fikri kemudian kalah dari pasangan China, Liang Weikeng/Wang Chang, dalam perebutan tiket menuju final.
Namun, peluang Indonesia menambah emas dari bulu tangkis masih terbuka pada Selasa (29/9/2026).
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dijadwalkan tampil di final nomor ganda putra.
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah juga akan bertanding di final dan berpeluang menyumbang emas berikutnya.
Di luar bulu tangkis, Indonesia memperoleh medali dari 13 cabang olahraga lainnya.
Wushu menjadi salah satu penyumbang terbanyak dengan lima medali perunggu bagi kontingen Indonesia.
Rowing menyumbangkan dua medali perak, sementara teqball meraih satu perak dan satu perunggu.
Angkat besi menghasilkan satu emas dan satu perunggu untuk Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Karate menyumbang dua perunggu, sedangkan sepaktakraw juga memberikan dua medali perunggu.
Cycling Mountain Bike menghasilkan dua perunggu, sementara canoe sprint dan BMX racing masing-masing satu perunggu.
Mixed Martial Arts dan soft tennis masing-masing menyumbangkan satu medali perunggu.
Esports dan shooting masing-masing menghasilkan satu medali perak bagi Indonesia.
Dengan dua wakil yang masih berlaga di final bulu tangkis, jumlah medali Indonesia masih dapat berubah.
Perolehan tersebut akan terus bergerak mengikuti hasil pertandingan hingga seluruh agenda Asian Games Aichi-Nagoya 2026 selesai.
Klasemen sementara perolehan mendali Asian Games 2026 hingga Senin (28/9/2026) pukul 22.43 WIB:
***
