JAKARTA – Carlos Sainz menghadapi situasi kontroversial setelah Grand Prix Belanda 2025, Minggu (7/9/2025), di mana ia dijatuhi penalti 10 detik setelah terlibat dalam tabrakan dengan Liam Lawson setelah restart pertama balapan. Insiden ini terjadi ketika Sainz mencoba menyalip Lawson di sisi luar Tikungan 1, tetapi gerakannya berakhir dengan kecelakaan yang merusak kedua mobil.
Penalti yang Dipermasalahkan
Setelah balapan, baik Sainz maupun tim Williams menyuarakan ketidaksetujuan mereka terhadap keputusan steward yang mengarah pada penalti tersebut. Keduanya bahkan berbicara dengan pihak steward untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai keputusan itu dan untuk mencoba meyakinkan mereka bahwa itu adalah kesalahan penilaian.
Sainz sendiri mengungkapkan bahwa ia yakin steward menyadari kesalahan mereka pada saat itu, dan setelah balapan, Williams mengajukan “hak peninjauan kembali” pada Kamis sore, dengan tujuan untuk memahami bagaimana cara mereka bisa bersaing lebih baik di masa depan.
Permintaan Peninjauan Kembali
FIA kemudian mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima permintaan peninjauan dari Williams pada 4 September 2025, dan telah memanggil tim untuk pertemuan virtual pada 12 September 2025. Dalam pernyataan resmi FIA, disebutkan bahwa sidang ini akan terdiri dari dua bagian: pertama, untuk mendengarkan bukti dan pengamatan mengenai apakah ada “elemen baru yang signifikan” yang bisa mempengaruhi keputusan steward yang sebelumnya, dan jika ditemukan elemen tersebut, bagian kedua dari rapat akan dilanjutkan untuk membahas keputusan lebih lanjut.
Tujuan Williams dan Potensi Dampaknya
Tujuan dari permintaan peninjauan kembali ini masih belum jelas, mengingat Sainz sudah menjalani penalti 10 detik selama pitstop. Jika penalti tersebut dibatalkan, Sainz diperkirakan akan naik dari posisi ke-13 ke posisi ke-6, tepat di belakang rekan setimnya, Alex Albon. Hal ini tentunya akan menimbulkan pertanyaan apakah menghapus penalti itu akan masuk akal, terutama karena balapan berakhir dengan sangat ketat setelah safety car dikeluarkan akibat insiden yang melibatkan Lando Norris.
Permintaan peninjauan kembali yang diajukan oleh Williams menambah lapisan kontroversi pada hasil Grand Prix Belanda, dan meskipun keputusan akhir masih menunggu, pertemuan virtual dengan FIA pada 12 September akan menjadi momen penting bagi penentuan apakah penalti 10 detik untuk Sainz akan dipertahankan atau dibatalkan. Pemangku kepentingan lainnya mungkin juga dapat meminta izin untuk hadir dalam sidang tersebut jika dianggap perlu.
