JAKARTA – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan melaksanakan Operasi Keselamatan sebagai langkah awal menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib. Operasi ini dijadwalkan berlangsung selama dua pekan mulai awal Februari.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan keselamatan menjadi prioritas utama.
“Operasi Keselamatan 2026 menempatkan keselamatan pengguna jalan sebagai prioritas utama. Fokus perhatian kita arahkan kepada pengguna jalan yang paling rentan, khususnya pejalan kaki dan pengendara roda dua,” ujarnya, dikutip dari Kompas, Selasa (27/1/2026).
Selain menekan angka kecelakaan, operasi ini juga menyasar potensi gangguan keamanan di jalan raya. Praktik balap liar menjadi salah satu target utama penindakan. Polisi juga akan melakukan pemeriksaan ketat terhadap bus dan travel di sejumlah titik check point, termasuk uji kelaikan kendaraan dan kesiapan pengemudi.
Untuk mendukung efektivitas pengamanan, Korlantas mengoptimalkan teknologi penegakan hukum digital. Sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan ETLE Drone Patrol Presisi diterapkan guna memastikan penindakan berjalan transparan dan akuntabel.
“Penindakan dilakukan berbasis teknologi dan data, sehingga objektif, akuntabel, dan minim interaksi. Dengan dukungan ETLE Drone, pengawasan kita kini semakin presisi, luas, dan responsif,” tambah Agus.