JAKARTA – Lamine Yamal kembali mencuri perhatian setelah menunjukkan performa luar biasa yang membantu Barcelona meraih kemenangan dramatis atas Atletico Madrid, Senin dini hari WIB (17/3/2025). Pemain berusia 17 tahun ini semakin memperlihatkan bahwa ia adalah aset berharga bagi Hansi Flick dan masa depan Barcelona.
Dalam pertandingan yang berlangsung sengit di Metropolitano, Barcelona berhasil membalikkan keadaan setelah tertinggal 0-2 hingga menit ke-70. Kendati sempat terdesak, Barcelona menunjukkan mental juara dengan menyelesaikan laga dengan kemenangan 4-2.
Sorotan utama dalam laga ini adalah Lamine Yamal, talenta muda yang terus menorehkan sejarah baru di sepak bola Spanyol. Setelah gol dari Robert Lewandowski dan Ferran Torres yang membawa skor menjadi imbang 2-2, momen paling menonjol datang dari Yamal. Pemuda berbakat ini mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti yang membawa Barcelona unggul.
Ferran Torres kemudian menambahkan gol kedua untuk memastikan kemenangan Barcelona, yang kini kembali ke puncak klasemen La Liga, unggul satu poin dengan satu pertandingan lebih sedikit dibandingkan pesaing mereka.
Lebih istimewa lagi, pencapaian individu Yamal semakin mencuri perhatian. Berdasarkan data dari StatMuse, Yamal kini menjadi salah satu dari hanya tiga pemain dalam sejarah La Liga yang berhasil mencetak 11 gol sebelum usia 18 tahun, menyamai rekor yang sebelumnya dipegang oleh Ansu Fati dan Pablo Pombo. Pencapaian ini semakin menegaskan bahwa Yamal bukanlah sekadar talenta muda biasa.
Meski telah mencatatkan 11 assist di La Liga musim ini, Yamal sebenarnya belum mencetak gol sejak Oktober lalu. Namun, ia tetap percaya bahwa gol-golnya akan hadir pada momen-momen krusial.
Setelah pertandingan, Yamal mengungkapkan kebahagiaannya atas kemenangan penting ini, “Saya sangat senang dengan kemenangan ini. Ini adalah pertandingan yang penting, dan mendapatkan tiga poin adalah hal yang paling utama, jadi saya merasa bahagia,” ungkapnya.
“Saya selalu tahu bahwa ketika saya mencetak gol lagi di La Liga, itu akan terjadi di pertandingan penting. Pada akhirnya, saya tidak terlalu peduli soal mencetak gol, asalkan tim menang,” tambahnya.
Kemenangan ini tak hanya penting dalam persaingan gelar La Liga, tetapi juga menjadi bukti nyata kekuatan para pemain muda Barcelona. Lamine Yamal telah membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk bersaing di level tertinggi.
Barcelona akan kembali berlaga pada La Liga pada 30 Maret mendatang, menghadapi Girona. Pada Liga Champions, tantangan besar menanti Hansi Flick dan timnya, yang akan berhadapan dengan Borussia Dortmund pada babak perempat final.