JAKARTA β Liverpool berpotensi memanfaatkan situasi Manchester City jika proses banding klub berujung pada sanksi berat yang memicu perubahan besar dalam skuad.
Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran aturan finansial Premier League selama sembilan musim, dari 2009/10 hingga 2017/18.
Mengutip Liverpool.com, Sabtu (3/10/2026), komisi independen menemukan adanya kontrak sponsor yang disebut palsu untuk menaikkan pendapatan dan menekan biaya secara tidak semestinya.
Nilai pendapatan yang dipersoalkan mencapai sekitar Β£830 juta atau sekitar Rp19,66 triliun.
City juga dinyatakan bersalah terkait laporan keuangan yang tidak mencerminkan kondisi sebenarnya serta sebagian tuduhan tidak kooperatif.
Meski demikian, Manchester City menolak seluruh temuan tersebut dan telah mengajukan banding terhadap keputusan komisi independen.
Klub menyatakan putusan tersebut mengandung kesalahan material dalam aspek hukum, prinsip, dan fakta, serta mengklaim memiliki bukti kuat untuk mendukung pembelaannya.
Proses banding akan menentukan apakah putusan tersebut tetap berlaku sebelum otoritas menentukan hukuman terhadap Manchester City.
Kemungkinan sanksi yang dibahas mencakup denda, pengurangan poin, pembatasan transfer, degradasi hingga pengusiran dari Premier League.
Jika hukuman berat benar-benar diterapkan, situasi tersebut secara teoritis dapat membuat sejumlah pemain mempertimbangkan masa depan mereka di Etihad Stadium.
Liverpool kemudian disebut sebagai salah satu klub yang berpotensi memantau kesempatan tersebut jika pemain-pemain penting City tersedia di pasar.
Antoine Semenyo
Antoine Semenyo menjadi salah satu nama yang menarik karena sudah mengenal pelatih Liverpool Andoni Iraola sejak memperkuat Bournemouth.
Semenyo mencetak 31 gol dalam 99 pertandingan bersama Bournemouth sebelum pindah ke Manchester City pada Januari 2026.
Karakter bermainnya yang fleksibel membuat Semenyo dapat ditempatkan di sektor kanan sekaligus menjadi opsi regenerasi setelah era Mohamed Salah.
Kehadiran Iraola di Liverpool juga dapat menjadi faktor menarik karena keduanya sudah memahami karakter permainan masing-masing.
Josko Gvardiol
Josko Gvardiol menjadi kandidat lain yang dapat memberikan tambahan kualitas sekaligus fleksibilitas di lini belakang Liverpool.
Pemain asal Kroasia itu mampu beroperasi sebagai bek kiri maupun bek tengah sehingga dapat mengisi beberapa kebutuhan dalam struktur pertahanan.
Gvardiol telah mencetak 14 gol di seluruh kompetisi sejak bergabung dengan Manchester City dari RB Leipzig pada 2023.
Usianya yang masih 24 tahun membuat Gvardiol juga dapat diproyeksikan untuk menjadi bagian penting pertahanan Liverpool dalam jangka panjang.
Kehadirannya berpotensi menghadirkan opsi tambahan di sisi kiri sekaligus memberikan perlindungan ketika Liverpool membutuhkan bek tengah.
Marc Guehi
Marc Guehi juga memiliki cerita transfer yang menarik karena Liverpool pernah berusaha mendapatkan tanda tangannya pada musim panas 2025.
Negosiasi tersebut akhirnya gagal setelah Crystal Palace menarik diri, sementara Guehi kemudian bergabung dengan Manchester City pada Januari 2026.
Situasi itu membuat kemungkinan Guehi menuju Anfield kembali menjadi topik menarik apabila City nantinya melakukan perubahan besar terhadap skuad.
Liverpool memiliki sejumlah bek tengah baru, tetapi usia Virgil van Dijk yang telah mencapai 35 tahun membuat regenerasi tetap menjadi perhatian.
Guehi dapat menjadi opsi berpengalaman yang mampu bermain di sisi kiri pertahanan maupun sebagai bek tengah.
Jika transfer tersebut benar-benar terjadi, Guehi berpotensi menjadi bagian dari transisi pertahanan Liverpool setelah era Van Dijk berakhir.
Untuk saat ini, seluruh skenario tersebut masih bersifat hipotetis karena Manchester City sedang menjalani proses banding atas putusan komisi independen.
Keputusan akhir mengenai banding dan jenis sanksi yang mungkin diterapkan akan menjadi faktor utama yang menentukan masa depan skuad Manchester City.
Bagi Liverpool, situasi tersebut baru akan menjadi peluang transfer apabila pemain City benar-benar tersedia dan klub membuka jalan bagi kepindahan mereka.***