LIVERPOOL – Liverpool berpotensi kehilangan dua pemain penting di lini serang, Alexander Isak dan Cody Gakpo, saat menjamu Manchester City pada Minggu, 11 Oktober 2026.
Dengan demikian, Lewis Koumas berpeluang mendapat kesempatan besar di bawah arahan Andoni Iraola.
Absennya kedua pemain tersebut menjadi ancaman serius bagi Liverpool karena mereka berkontribusi langsung terhadap delapan dari total 12 gol tim di semua kompetisi musim ini.
Isak dan Gakpo sama-sama diragukan tampil setelah tidak mengikuti sesi latihan pada Kamis, sehingga kesiapan keduanya menjelang pertandingan krusial melawan Manchester City masih menjadi perhatian.
Mengutip Liverpool.com, Liverpool juga menghadapi keterbatasan pilihan di lini depan karena Hugo Ekitike diperkirakan belum bisa kembali bermain hingga Desember paling cepat.
Situasi tersebut membuat Iraola harus mempertimbangkan alternatif penyerang, termasuk menggeser pemain sayap ke posisi nomor sembilan atau memberikan kepercayaan kepada penyerang muda Lewis Koumas.
Lewis Koumas Berpeluang Jadi Solusi
Koumas kini berpotensi memperoleh kesempatan yang tidak banyak diperkirakan sebelumnya, terutama setelah Iraola memutuskan mempertahankannya di Anfield sepanjang musim daripada meminjamkannya ke klub lain.
Keputusan tersebut menunjukkan bahwa pelatih Liverpool melihat potensi besar dalam diri pemain berusia 21 tahun itu, yang dinilai mampu mengisi beberapa posisi di lini serang.
“Saya rasa, pada minggu pertama saya berada di sini, saya sudah memberi tahu klub bahwa dia akan bertahan sepanjang musim,” kata Iraola ketika menjelaskan keputusannya mempertahankan Koumas.
Iraola menilai Koumas memiliki fleksibilitas untuk bermain sebagai pemain nomor tujuh, sembilan, 10, maupun 11, ditambah etos latihan, sikap positif, kemampuan mencetak gol, dan pengalaman bermain di Championship.
“Dia masih perlu menambahkan beberapa aspek dalam permainannya, seperti pemain muda lainnya, tetapi dia sudah memiliki pengalaman yang cukup baik bermain di Championship pada level tinggi,” ujar Iraola.
“Dia siap membantu kami. Saya menyukai kontribusi yang diberikannya,” lanjut sang pelatih.
Penampilan Koumas Jadi Modal Penting
Peluang tampil sebagai starter melawan Manchester City akan menjadi ujian terbesar bagi Koumas sejauh ini, tetapi penampilannya dalam sejumlah kesempatan sebelumnya memberikan alasan bagi Iraola untuk mempertimbangkannya.
Pemain jebolan akademi Liverpool itu dinilai mampu menghadirkan energi melalui tekanan terhadap lawan, pergerakan agresif, serta kontribusi ketika mendapat kesempatan bermain sejak awal maupun sebagai pemain pengganti.
Mantan penyerang Arsenal sekaligus komentator Sky Sports, Alan Smith, juga menilai Koumas layak memperoleh kesempatan lebih besar setelah penampilannya menghadapi Tottenham Hotspur.
“Saya menyaksikan pertandingan Carabao Cup melawan Spurs ketika Lewis Koumas bermain; saya memberinya penghargaan pemain terbaik pertandingan, dan dia memberikan energi nyata di lini depan melalui pressing dan sebagainya,” kata Smith.
“Jadi, dia mungkin pantas mendapatkan kesempatan. Mengapa tidak? Jika dia bisa bermain seperti itu melawan Spurs, berikan dia kesempatan di Premier League,” tambahnya.
Ujian Berat Menanti Liverpool
Pertandingan melawan Manchester City menjadi tantangan besar bagi Liverpool karena lawannya datang dengan catatan kemenangan sempurna dan keunggulan enam poin di klasemen menurut laporan sumber.
Liverpool membutuhkan opsi serangan yang efektif untuk menghadapi tekanan City, terlebih pertandingan ini berlangsung setelah jeda sekitar tiga minggu sejak penampilan terakhir mereka.
Federico Chiesa sebenarnya bisa dimainkan sebagai penyerang, tetapi kondisinya yang baru kembali berlatih membuatnya berisiko jika langsung diturunkan dalam laga dengan intensitas tinggi.
Karena itu, mempertahankan Koumas sejak awal musim bisa menjadi keputusan yang menguntungkan Iraola apabila krisis penyerang benar-benar memaksanya melakukan perubahan susunan pemain.
Meski demikian, peluang Koumas menjadi starter masih bergantung pada perkembangan kondisi Isak dan Gakpo serta keputusan akhir tim pelatih menjelang pertandingan.***