MAGETAN – Puluhan mahasiswa dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berkesempatan melukis bersama Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dalam sebuah kegiatan seni yang berlangsung di Telaga Sarangan, Magetan, Jawa Timur pada Jumat (17/10/2025). Kegiatan ini melibatkan SBY Art Community dan Mageti-Art, yang menjadi wadah bagi mahasiswa dan seniman lokal untuk berkolaborasi.
Dalam suasana yang penuh kehangatan dan semangat seni, SBY tampil sederhana dengan menggoreskan kuas di atas kanvas besar, menggambarkan pemandangan indah Telaga Sarangan yang dikelilingi pepohonan hijau. “Hari ini kita bersama melukis indahnya pemandangan Telaga Sarangan. Udaranya pas, tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas. Anginnya juga bagus, jadi catnya tidak cepat kering,” ujar SBY dengan senyum, seperti yang dikutip dari Unesa, Selasa (21/10/2025).
SBY dalam kesempatan ini juga berbicara tentang pentingnya seni dan budaya bagi kehidupan manusia. Ia menegaskan bahwa seni dan budaya memiliki peran yang sangat besar dalam menciptakan dunia yang lebih baik. “Seni dan budaya memiliki peran besar dalam menciptakan dunia yang lebih baik. Ini adalah profesi yang mulia, jadi mari kita jaga dan lestarikan bersama,” tambahnya.
Mahasiswa Unesa Bangga Melukis Bersama SBY
Salah satu mahasiswa yang turut berpartisipasi, Mutiara Hiraki Soehendra Putri, mengungkapkan kegembiraannya dapat melukis bersama SBY, seorang tokoh yang memimpin Indonesia selama dua periode. “Melukis langsung di lokasi seperti ini menjadi tantangan tersendiri, apalagi waktunya terbatas. Tapi saya senang sekali, siapa sih yang nggak mau melukis bersama Pak SBY?” ujarnya antusias. Mutiara berharap kegiatan ini dapat memotivasi lebih banyak mahasiswa untuk mencintai seni lukis serta melestarikan nilai-nilai seni sebagai bagian dari kehidupan berbangsa.
Kolaborasi Mahasiswa dan Komunitas Seni
Dosen Seni Rupa Murni Unesa, Khoirul Amin, menilai bahwa kegiatan melukis bersama SBY membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara mahasiswa dan komunitas seni. “Kami berharap akan ada keberlanjutan dari kegiatan ini, misalnya kolaborasi pameran bersama komunitas Pak SBY di masa mendatang,” kata Khoirul.
Syafi’ul Anam, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unesa, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara SBY di Magetan. Selain itu, mahasiswa Unesa dilibatkan secara langsung untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka dalam seni lukis. “Tentunya melukis bersama Pak SBY menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami. Ini adalah wadah dan kesempatan bagi mahasiswa serta dosen untuk mengaktualisasikan kemampuan mereka sebagai seniman,” ungkap Syafi’ul.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan bagi Unesa untuk memperkenalkan Prodi Seni Rupa kepada masyarakat luas dan komunitas seni nasional. “Ini kesempatan bagi Unesa untuk menunjukkan talenta dan keunggulan bidang seni kepada masyarakat dan komunitas seni lukis nasional,” ujarnya.
Harapan untuk Masa Depan
Melalui kegiatan ini, baik mahasiswa maupun komunitas seni berharap ada keberlanjutan dalam kolaborasi yang telah terjalin. Dengan adanya acara seperti ini, tidak hanya seni yang diperkenalkan, tetapi juga nilai kebersamaan dan kepedulian terhadap pelestarian budaya di Indonesia. Telaga Sarangan yang menjadi latar kegiatan ini, tidak hanya menyuguhkan pemandangan alam yang menakjubkan, tetapi juga menjadi saksi kolaborasi antara generasi muda dan tokoh penting negara dalam dunia seni.