JAKARTA – Striker andalan Atalanta sekaligus timnas Italia, Mateo Retegui, dikabarkan segera bergabung dengan klub Liga Arab Saudi, Al-Qadsiah. Kesepakatan transfer ini mencapai nilau 67 juta euro atau sekitar Rp1,26 triliun, termasuk bonus, sebagaimana dilaporkan Football Italia pada Kamis (17/7/2025).
Transfer ini menjadikan Retegui sebagai salah satu penjualan termahal dalam sejarah Atalanta, hanya kalah dari rekor jual Rasmus Hojlund ke Manchester United senilai 75 juta euro pada 2023.
Pakar transfer ternama Fabrizio Romano menyampaikan bahwa penyerang berusia 26 tahun tersebut telah menyetujui kontrak jangka panjang dengan Al-Qadsiah. Klub Liga Arab Saudi ini menawarkan gaji tahunan sebesar 20 juta euro (Rp378 miliar), lebih dari enam kali lipat gaji yang diterima Retegui di Atalanta.
Menurut Romano, Retegui juga sudah menjalani tes medis di Arab Saudi dan akan segera diperkenalkan secara resmi sebagai pemain anyar Al-Qadsiah.
Retegui hanya menghabiskan satu musim di Bergamo setelah direkrut dari Genoa dengan nilai 28 juta euro pada musim panas 2024. Penampilan gemilangnya musim lalu, dengan torehan 25 gol dari 36 pertandingan Serie A dan total 28 gol serta sembilan assist di semua kompetisi, membuatnya menjadi incaran sejumlah klub besar Italia, seperti AC Milan dan Juventus, sebelum akhirnya memilih tawaran menggiurkan dari Arab Saudi.
Kepindahan Retegui ke Liga Arab Saudi memunculkan pro dan kontra. Di satu sisi, Atalanta berhasil meraup keuntungan besar dari penjualan ini, hampir tiga kali lipat dari nilai pembelian awal. Namun, keputusan sang pemain pindah ke liga yang dianggap kurang kompetitif ini menimbulkan kekhawatiran soal masa depan posisi Retegui di timnas Italia, terutama menjelang Piala Dunia 2026.
Sebagai respons atas hengkangnya Retegui, Atalanta dikabarkan sudah mencari pengganti. Beberapa nama seperti Lorenzo Lucca (Udinese), Georges Mikautadze (Lyon), dan Lewis Ferguson (Bologna) masuk dalam daftar incaran guna memperkuat lini depan La Dea musim depan.
Kepindahan Retegui menjadi bagian dari strategi Al-Qadsiah yang tengah gencar mendatangkan bintang dunia, sekaligus menggantikan Pierre-Emerick Aubameyang yang bakal meninggalkan klub sebagai agen bebas. Langkah ini menegaskan ambisi klub promosi Liga Arab Saudi tersebut untuk tampil kompetitif di level tertinggi.