Dominasi Mercedes di sesi kualifikasi Formula 1 musim 2026 masih belum tersentuh. Pemimpin klasemen sementara, Andrea Kimi Antonelli, sukses mengamankan pole position di GP Belgia setelah memenangi duel sengit melawan andalan Red Bull Racing, Max Verstappen, di Sirkuit Spa-Francorchamps.
Kimi Antonelli tampil kesetanan di babak Q3 dengan mencatatkan putaran final yang spektakuler. Ia unggul telak 0,317 detik atas Verstappen, sekaligus mencatatkan margin pole terbesar sepanjang musim 2026 bergulir. Ini menjadi pole keenam bagi pembalap muda Italia tersebut, yang kini bersiap memperlebar jarak 25 poin dari rekan setimnya, George Russell.
Gagalkan Taktik Tow Red Bull & Nasib Apes Lando Norris
Keberhasilan Antonelli merebut posisi start terdepan terbilang luar biasa. Pasalnya, Max Verstappen sempat mengancam di menit-menit akhir setelah memanfaatkan taktik tow (curi angin/ slipstream) dari rekan setimnya, Isack Hadjar. Namun, magis Antonelli di sektor terakhir Spa tetap tak terbendung.
Sementara itu, nasib bertolak belakang dialami oleh Lando Norris. Meski sukses mencatatkan waktu tercepat ketiga di bawah Antonelli dan Verstappen, sang juara dunia bertahan harus merosot ke posisi start ke-13. Hal ini terjadi setelah McLaren menjatuhkan penalti mundur 10 grid akibat penggunaan baterai keempat pada mobil MCL40 miliknya.
Peta Kekuatan 10 Besar & Berkah Skuad Ferrari
-
Mercedes & Red Bull: George Russell akan memulai balapan dari tempat ketiga, mengawal Antonelli di barisan depan.
-
Keberuntungan Ferrari: Duo Ferrari, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton, sebenarnya tampil kurang memuaskan setelah tertinggal lebih dari setengah detik di posisi ke-5 dan ke-6. Namun, berkat penalti Norris, keduanya otomatis naik satu tingkat saat start esok hari.
-
Drama Piastri & Kejutan Rookie: Pembalap McLaren, Oscar Piastri, mengamankan posisi ke-7 meski sempat memicu bendera merah (red flag) karena melebar dan mengotori lintasan dengan kerikil. Sementara itu, rookie Racing Bulls, Arvid Lindblad, tampil memukau memanfaatkan paket pembaruan mobil untuk mengamankan posisi ke-8.
Pengorbanan Hadjar dan Nestapa Lini Belakang
Isack Hadjar sengaja mengorbankan catatan waktunya di Q3 demi membantu Verstappen mendapatkan tow. Hadjar sendiri dipastikan akan start dari posisi paling buncit akibat penalti penggantian komponen mesin total.
Di papan bawah, nasib buruk masih menyelimuti tim Aston Martin. Fernando Alonso dan Lance Stroll terdampar di dua posisi terbawah setelah tertinggal lebih dari dua detik dari duo Cadillac, Valtteri Bottas dan Sergio Perez. Beruntung bagi Alonso dan Stroll, posisi start mereka akan sedikit naik karena Hadjar otomatis dikirim ke posisi paling belakang.