JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan negara-negara Asia Pasifik untuk bersatu membela Palestina.
Sekjen MUI Amirsyah Tambunan menilai pengkhianatan Israel mengancam stabilitas kawasan dan tatanan dunia.
Ia menegaskan seluruh negara Asia Pasifik, dari Indonesia hingga Jepang dan Australia, punya misi perdamaian.
“Negara-negara Asia Pasifik ini, mulai dari Indonesia, Jepang, Tiongkok, Australia, Filipina, Vietnam, semua punya kepentingan yang sama untuk perdamaian,” ujarnya di Jakarta, Kamis (30/10/2025).
Amirsyah mengingatkan ancaman di kawasan Asia Pasifik bisa berdampak besar terhadap keamanan internasional.
Menurutnya, tindakan Israel yang melanggar nilai kemanusiaan telah mengguncang stabilitas global secara nyata.
“Pengkhianatan yang dilakukan oleh Israel ini terus berlangsung dan ini mengganggu bukan hanya negara Asia Pasifik, tapi juga dunia internasional,” tegasnya.
Ia menilai aliansi lintas kawasan harus diperkuat untuk menegakkan keadilan dan nilai-nilai kemanusiaan sejati.
“Tidak ada cara lain kecuali kita, negara Asia Pasifik, negara Eropa, negara Barat, harus memperkuat aliansi kita,” katanya.
Amirsyah menegaskan pentingnya solidaritas global dalam menolak pengkhianatan dan ketidakadilan kemanusiaan.
“Saya percaya, dari 152 negara, hanya beberapa gelintir yang masih melakukan pengkhianatan,” tambahnya.
Ketua BKSAP DPR Mardani Ali Sera menyatakan dukungan terhadap kolaborasi lintas lembaga memperjuangkan Palestina.
“Kami dari BKSAP DPR, didukung pimpinan DPR, sangat membuka diri untuk kolaborasi dengan semua pihak,” ujarnya.
Ia berharap forum Asia Pacific Dialogue for Palestine memperkuat solidaritas lintas bangsa dan lembaga dunia.
“Kami berharap sesudah ini kita terus wa ta’āwanū ‘alal birri wat taqwā, berkolaborasi mewujudkan Islam rahmatan lil ‘ālamīn,” katanya.
Forum Asia Pacific Dialogue for Palestine digelar di Kompleks Parlemen, Jakarta, diikuti 70 peserta dari berbagai negara.***