BEIJING – Naomi Osaka membuka China Open 2026 dengan kemenangan atas Maria Timofeeva dalam pertarungan tiga set, Jumat (2/10/2026) waktu setempat.
Petenis Jepang yang menjadi unggulan ke-12 itu menundukkan Timofeeva dengan skor 6-3, 3-6, 6-3 di Lotus Court, National Tennis Center, Beijing.
Pertandingan berlangsung selama dua jam empat menit sebelum Osaka memastikan tiket menuju babak kedua turnamen WTA tersebut.
Osaka harus bekerja keras karena Timofeeva mampu memberikan tekanan melalui variasi pukulan sejak awal pertandingan.
Namun, Osaka tetap mampu menjaga kontrol permainan dan mengamankan set pertama dengan skor 6-3.
Ia bahkan menyelamatkan empat peluang break point sebelum merebut satu kesempatan untuk mematahkan servis lawannya.
Situasi berubah pada set kedua ketika Timofeeva menemukan momentum dan mampu mencatatkan lima gim secara beruntun.
Petenis Uzbekistan itu akhirnya menyamakan kedudukan setelah menang 6-3 dan menutup set dengan dua ace berturut-turut.
Osaka kemudian bangkit pada set penentuan dengan permainan yang lebih agresif dan sempat membangun keunggulan telak 5-0.
Timofeeva belum menyerah dan mampu memperkecil ketertinggalan melalui tiga gim beruntun sebelum Osaka menghentikan kebangkitannya.
Osaka akhirnya memanfaatkan match point pertamanya untuk mengunci kemenangan sekaligus melangkah ke putaran kedua.
Dari statistik pertandingan, Osaka mencatat 35 winner, sementara Timofeeva membukukan 32 winner sepanjang duel.
“Pertandingan ini sulit, dan saya cukup kesulitan menemukan ritme karena belum bermain sejak New York,” ujar Osaka seusai laga.
“Saya senang bisa mengatur kembali permainan pada set ketiga. Saya juga senang mendapat kesempatan menghadapinya karena saya yakin dia akan terus berkembang,” katanya.
Kemenangan tersebut menjadi awal positif bagi Osaka di turnamen yang pernah dimenanginya pada 2019.
Osaka juga menjadi salah satu dari tiga mantan juara China Open yang tampil dalam undian utama edisi 2026.
Dua juara lainnya adalah Coco Gauff yang menjadi kampiun pada 2024 serta Iga Swiatek yang merebut gelar pada 2023.
Bagi Timofeeva, penampilan di Beijing menjadi debut pada undian utama China Open dan menghadapi pemain peringkat 20 besar untuk ketiga kalinya.
Petenis berusia 22 tahun itu sebelumnya menjuarai Budapest 2023 dan mencapai babak keempat Australian Open 2024.
Performa Timofeeva kembali meningkat musim ini setelah sempat mengalami penurunan, dengan tiga gelar WTA 125 telah dikoleksinya.
Ia datang ke Beijing dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjuarai turnamen Porto pada pekan sebelumnya.
Prestasi tersebut turut mengantarnya mencapai peringkat terbaik dalam karier, yakni posisi ke-68 dunia.
Di babak kedua, Osaka akan menghadapi unggulan ke-20 Sara Bejlek dari Republik Ceko pada Minggu, 4 Oktober 2026.
Bejlek lolos setelah menyingkirkan Maddison Inglis melalui kemenangan dua set langsung dengan skor 6-3, 7-5.
Duel tersebut akan menjadi pertemuan perdana Osaka dan Bejlek di ajang profesional.
Bejlek sebelumnya meraih gelar Abu Dhabi pada Februari dan menembus semifinal Cincinnati pada Agustus.
Dalam perjalanan menuju semifinal Cincinnati, Bejlek juga mencatat kemenangan atas unggulan kedua Aryna Sabalenka.
Pertemuan Osaka dan Bejlek pun menjadi salah satu pertandingan yang menarik perhatian pada babak kedua China Open 2026.***