JAKARTA – Tidur malam yang berkualitas berperan penting bagi kesehatan fisik maupun mental. Namun, gangguan tidur tidak selalu disebabkan oleh stres atau kafein. Faktor sederhana yang sering luput dari perhatian adalah meja samping tempat tidur yang berantakan.
Para ahli menilai, benda-benda di nightstand dapat memengaruhi kondisi pikiran sebelum tidur.
Dilansir dari Real Simple, berikut lima barang yang sebaiknya disingkirkan agar tidur lebih nyenyak:
- Botol Minum dan Cangkir
Minum air pada malam hari wajar, tetapi menumpuk botol atau gelas justru mengganggu ketenangan visual. Penata ruang Shantae Duckworth menyarankan cukup satu wadah minum di samping tempat tidur, sisanya dipindahkan ke dapur atau ruangan lain. - Barang-Barang Acak dan Berantakan
Struk belanja, ikat rambut, buku belum selesai, atau botol obat bisa menjadi “daftar tugas sunyi” yang dibaca otak. Tekanan mental ringan ini mengganggu relaksasi. Solusinya, batasi isi nightstand hanya pada barang yang benar-benar dipakai setiap malam, gunakan wadah kecil agar tetap rapi. - Perangkat Elektronik Kecil
Humidifier, kipas, atau jam alarm sering menimbulkan cahaya dan suara yang mengganggu tidur. Duckworth menyarankan menutup atau memindahkan perangkat bercahaya, serta menjauhkan alat dengan suara tidak stabil. Mesin white noise bisa membantu meredam gangguan. - Produk Perawatan Kulit
Produk skincare di meja samping sering membawa beban emosional, mengingatkan pada rutinitas yang terlewat. CEO Fresh Starts Registry, Olivia Howell, menyarankan hanya menyimpan produk esensial seperti pelembap bibir. - Barang Berkaitan dengan Pekerjaan
Laptop, agenda, atau dokumen kerja membuat otak tetap siaga. Menurut Howell, kamar tidur seharusnya menjadi ruang istirahat, bukan perpanjangan kantor. Kehadiran benda kerja membuat tubuh meresponsnya sebagai tanggung jawab yang belum selesai.