BANDUNG – Persib Bandung berhasil menduduki puncak klasemen sementara BRI Liga 1 2025/2026 setelah mengalahkan rival abadinya, klub yang berjuluk Macan Kemayoran, dengan skor tipis 1-0. Pertandingan pekan ke-17 ini digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026). Dalam laga ini, Macan Kemayoran berusaha tampil maksimal namun tetap tidak mampu mengatasi permainan cemerlang dari Persib.
Kemenangan Persib ditentukan oleh gol cepat Beckham Putra yang tercipta pada menit kelima. Gol tersebut berawal dari umpan tarik Berguinho yang gagal diantisipasi sempurna oleh bek Persija, Van Basty de Souza Silva, sehingga bola liar berhasil disambar Beckham ke gawang Carlos Eduardo.
Kemenangan ini juga menunjukkan bahwa strategi Persib Bandung sangat efektif melawan Macan Kemayoran yang dikenal agresif dalam menyerang.
Analisis Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
Laga El Clasico yang panas dan sarat tensi ini berjalan alot sejak awal. Persija tampil agresif dan menciptakan sejumlah peluang emas, namun selalu gagal menembus pertahanan Persib yang dijaga kiper Teja Pakualam. Beberapa peluang terbaik Persija, seperti sundulan Eksel Runtukahu pada menit ke-16 dan tembakan yang membentur rekan sendiri di menit ke-26, tidak berbuah gol.
Tensi pertandingan memuncak pada menit ke-28. Pemain Persija, Allano Lima, dilanggar Alfeandra Dewangga. Setelah terjatuh, Allano membalas dengan memukul area sensitif Dewangga, memicu keributan. Wasit asal Korea Selatan, Ko Hyung-jin, memberi kartu kuning kepada Allano. Thom Haye dari Persib juga masuk buku wasit karena pelanggaran pada menit ke-30.
Insiden tersebut menambah ketegangan di lapangan, terutama ketika melihat semangat juang dari tim Macan Kemayoran yang tidak ingin kehilangan poin di laga ini.
Kiper Persib, Teja Pakualam, tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan krusial, termasuk menepis tembakan keras Maxwell pada menit ke-38, menjaga keunggulan 1-0 hingga turun minum.
Babak kedua diwarnai insiden penting pada menit ke-53. Pemain Persija, Bruno Tubarao, menerima kartu merah langsung setelah menginjak Beckham Putra dalam perebutan bola. Bermain dengan 10 pemain, Persija tetap berusaha menekan, namun sundulan Van Basty dan tembakan Eksel (yang kemudian diganti Gustavo) lagi-lagi bisa diamankan Teja.
Di sisi lain, Persib beberapa kali nyaris menambah gol melalui sundulan Julio Cesar (menit ke-55) serta tembakan Ramon Tanque (menit ke-77) dan Adam Alis (menit ke-88), tetapi kiper Persija, Carlos Eduardo, berhasil menjaga gawangnya.
Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan 1-0 ini mengantarkan Persib Bandung mengoleksi 38 poin dan merebut puncak klasemen sementara, menggeser posisi sebelumnya. Sementara itu, Persija Jakarta tertahan di peringkat ketiga dengan 35 poin.
Dengan hasil ini, Macan Kemayoran harus segera melakukan evaluasi untuk pertandingan selanjutnya agar bisa kembali ke jalur kemenangan.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi tim asuhan Bojan Hodak di paruh musim kompetisi.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi tim asuhan Bojan Hodak di paruh musim kompetisi, sementara Macan Kemayoran perlu memikirkan strategi baru untuk menghadapi laga-laga berikutnya.
Susunan Pemain:
Persib Bandung (4-3-3):
Teja Pakualam; Kakang Ridianto (Adam Alis 75′), Patrico Matricardi, Julio Cesar, Alfeandra Dewangga (Frans Putros 46′); Eliano Reijnders, Marc Klok, Thom Haye; Beckham Putra (Ramon Tanque 68′), Berguinho, Uilian Barros (Federico Barba 93′).
Persija Jakarta (4-2-3-1):
Carlos Eduardo; Thales Lira, Rizky Ridho, Jordi Amat (Rio Fahmi 85′), Bruno Tubarao; Dony Tri Pamungkas (Cardoso 85′), Van Basty de Souza Silva, Hanif Sjahbandi (Aditya Warman 74′); Allano Lima, Maxwell Souza (Witan Sulaeman 74′); Eksel Runtukahu (Gustavo 65′).
Wasit: Ko Hyung-jin (Korea Selatan)