JAKARTA – Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP), sebuah lembaga independen yang fokus pada isu korupsi global, menobatkan mantan presiden Suriah, Bashar al-Assad, sebagai “Tokoh Tahun Ini” dengan gelar Pemimpin Paling Korup dan Terjahat di Dunia 2024.
Dalam pengumuman di laman resminya, OCCRP mengungkapkan bahwa Assad, yang baru saja digulingkan oleh kelompok militan Hayat Tahrir al-Sham (HTS) pada Desember 2024, memenangkan kategori “Person of the Year in Organized Crime and Corruption.”
Rezim Assad dikenal dengan kontrol terpusat, represi brutal, dan pelanggaran hak asasi manusia, termasuk penyiksaan, pembunuhan, penggunaan senjata kimia, penahanan massal, dan serangan terhadap warga sipil.
Gilanya, kekuasaannya itu dibiayai oleh produksi obat terlarang berjenis Captagon, bisnis penyelundupan manusia, perdagangan senjata, hingga pencurian barang antik, yang berhasil mencetak miliaran dolar untuk menopang rezimnya.
“Selain menjadi diktator seperti ayahnya, Assad juga menambah dimensi kejahatan dan korupsi yang tak terbayangkan, menghancurkan kehidupan banyak orang bahkan di luar perbatasan negaranya sendiri,” kata salah satu pendiri Daraj.com, Alia Ibrahim, yang menjadi juri dalam kontes tahun ini.
“Kerusakan politik, ekonomi, dan sosial yang disebabkan oleh Assad, baik di Suriah maupun di kawasan tersebut, membutuhkan waktu puluhan tahun untuk dibenahi,” tambah Alia Ibrahim.
Selain Assad, OCCRP juga memberikan “Penghargaan Non-Prestasi Seumur Hidup” kepada Teodoro Obiang Nguema Mbasogo, presiden Guinea Khatulistiwa, yang dikenal sebagai salah satu diktator terlama di dunia.
Menurut OCCRP, sejak memimpin kudeta pada tahun 1979 untuk merebut kekuasaan dari pamannya, Obiang telah secara brutal menekan setiap perbedaan pendapat dengan penangkapan yang tidak sah, penghilangan paksa, dan penyiksaan..
Selain itu, Presiden Kenya, William Ruto, juga menjadi sorotan dalam penghargaan ini. Ia menerima dukungan dari puluhan ribu warga yang mencalonkannya, menyusul kemarahan publik akibat RUU keuangan kontroversial, pengangguran tinggi, dan tuduhan korupsi. Demonstrasi besar-besaran di Kenya pada pertengahan 2024 menyerukan agar Ruto mundur.
Beberapa “Pemenang” Nominasi Pemimpin Terkejam dan Terkorup Versi OCCRP dari Tahun ke Tahun
Selain Bashar al-Assad, Teodoro Obiang Nguema Mbasgo, dan William Ruto, berikut ini adalah beberapa tokoh yang telah terlebih dahulu meraih anugerah sebagai “Pemimpin Terkejam dan Terkorup” dari OCCRP
- [2023] Maria Consuelo Porras, Jaksa Agung Guatemala
- [2022] Yevgeny Prigozhin, pemimpin tentara bayaran Rusia
- [2021] Alexander Lukashenko, Presiden Belarusia
- [2020] Jair Bolsonaro, Presiden Brasil
- [2019] Joseph Muscat, Perdana Menteri Malta
- [2018] Bank Denmark, bank terbesar di Denmark yang mendukng pencucian uang skala besar melalui cabang di Estonia
- [2017] Rodrigo Duterte, Presiden Filipina
- [2016] Nicolas Maduro, Presiden Venezuela
- [2015] Milo Djukanovic, Presiden Montonegro
- [2014] Vladimir Putin, Presiden Rusia
- [2013] Parlemen Rumania
- [2012] Ilham Aliyev, Pemimpin Azerbaijan
