JAKARTA — Penghargaan Piala Oscar merupakan momen yang ditunggu orang-orang di berbagai belahan dunia setiap tahun. Piala ini diakui sebagai penghargaan tertinggi dalam industri perfilman global. Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS), pemberi piala tersebut, tidak hanya menjadikan Oscar sebagai barometer kualitas film, tetapi juga simbol prestise yang sulit ditandingi penghargaan lain.
Meski sering menuai kritik terkait selera atau representasi, penghargaan ini tetap mempertahankan posisinya sebagai acuan utama sineas di seluruh dunia. Berikut lima alasan utama mengapa Piala Oscar terus dianggap sangat bergengsi:
1. Sejarah Panjang dan Legitimasi yang Kuat
Oscar pertama kali digelar pada 1929, menjadikannya penghargaan film tertua yang masih eksis hingga kini. Usia yang mendekati satu abad memberikan legitimasi historis luar biasa. Penghargaan Piala Oscar bukan sekadar ajang tahunan, melainkan institusi yang telah menjadi standar emas industri perfilman dunia selama puluhan dekade.
2. Dipilih oleh Profesional Industri Film
Pemenang Oscar ditentukan melalui voting anggota AMPAS yang berjumlah ribuan orang. Anggota ini terdiri dari para profesional ternama seperti sutradara, aktor, penulis skenario, editor, hingga produser. Proses pemilihan oleh sesama pelaku industri membuat penghargaan ini dianggap lebih kredibel dibandingkan voting publik atau penghargaan berbasis popularitas semata.
3. Dampak Luar Biasa terhadap Karier dan Bisnis Film
Kemenangan di Oscar sering mengubah trajektori karier seseorang secara permanen. Aktor atau sutradara yang menyandang predikat pemenang Oscar biasanya mendapatkan peningkatan reputasi global, bayaran lebih tinggi, serta tawaran proyek bergengsi. Film yang meraih Oscar Best Picture juga kerap mengalami lonjakan penjualan tiket dan pendapatan streaming setelah pengumuman.
4. Eksposur Media dan Pengaruh Budaya Global
Malam penyerahan Piala Oscar disiarkan ke berbagai negara dan ditonton ratusan juta penonton di seluruh dunia. Karpet merah, pidato pemenang, hingga gaun para selebriti menjadi bahan perbincangan media massa selama berminggu-minggu. Acara ini tidak hanya tentang film, tetapi juga menjadi fenomena budaya pop yang memengaruhi tren fashion, gaya hidup, dan diskusi publik global.
5. Tolok Ukur Kualitas Artistik dan Warisan Sinematik
Oscar sering dikaitkan dengan pencapaian artistik tingkat tinggi, mulai dari akting, penyutradaraan, sinematografi, hingga penulisan skenario. Film-film pemenang Best Picture atau kategori utama lainnya kerap masuk daftar klasik dan dipelajari di sekolah film serta kajian sinematografi. Oscar turut membentuk kanon sejarah perfilman dunia dan menjadi mimpi tertinggi bagi banyak sineas sebagai pengakuan puncak karier.
