JAKARTA – Red Sparks masih terpuruk setelah menelan kekalahan 1-3 dari Korea Expressway Corporation (Hi-Pass) pada putaran ke-5 Jin Air V-League 2025-2026, Selasa (3/2/2026). Kekalahan tersebut memperpanjang rekor buruk tim asuhan Ko Hee-jin menjadi tujuh laga beruntun. Meski begitu, permainan mereka tidak sepenuhnya mudah ditaklukkan.
Di tengah situasi sulit, sorotan tertuju pada pendatang baru Park Yeo-reum. Pemain berusia 18 tahun itu bergabung musim ini sebagai pilihan ketujuh putaran pertama dan menjalani debut profesional pada putaran kedua melawan Heungkuk Life Insurance. Untuk pertama kalinya, ia masuk dalam susunan inti. “Ia menunjukkan performa yang bagus dalam latihan. Saya ingin menguji kemampuannya dalam pertandingan,” tegas Ko, seperti dilansir dari mydaily, Rabu (4/2/2026)
Park tampil menonjol dengan torehan 18 poin, termasuk satu dari servis, hanya kalah dari Lee Sun-woo yang mencetak 19 poin. Ia mencatat enam poin pada set pertama dan lima poin pada set kedua, menjadi pencetak angka terbanyak pada dua set tersebut. Persentase serangannya mencapai 30,8%, melampaui penyerang asing Moma (28,1%). Efisiensi penerimaan bola juga tertinggi dengan 55,8%, sedikit di atas Libero Nolan (55,5%). Meski masih mencatat tujuh kesalahan, performanya dianggap menjanjikan. Manajer tim menilai, “Dia penyerang yang bagus, tetapi kemampuan menerima bolanya juga bagus. Dia pemain yang perlu dikembangkan oleh tim.”
Kehadiran Park memberi harapan baru di tengah rapuhnya lini serang Red Sparks. Lee Sun-woo dan Inkushi dikenal kuat menyerang tapi lemah bertahan, sementara Park Hye-min lebih berperan defensif. Park Yeo-reum diharapkan mampu menambah keseimbangan tim dengan kemampuan menyerang sekaligus menerima bola.
Selain itu, kembalinya setter utama Yeom Hye-seon juga menjadi kabar positif. Setelah lama absen karena cedera, Yeom tampil sebagai starter untuk pertama kalinya musim ini. Ia mencatat 45 poin dari 119 poin tim, memanfaatkan kekuatan pemain tengah Jeong Ho-yeong dan Park Eun-jin. Meski belum sempurna, kehadirannya memberi stabilitas dalam permainan.
Dengan tim yang masih berada di dasar klasemen, publik menaruh harapan besar pada duet Park Yeo-reum dan Yeom Hye-seon untuk memimpin kebangkitan Jeong Gwan-jang di sisa musim.
