JAKARTA — Anggota Paskibraka asal Papua, Neeltje Deliana Insjowi Werimon, mengaku sempat gugup saat menjalankan tugas dalam Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih di Istana Merdeka.
Siswi SMA Negeri 8 Kota Jayapura itu mendapat tugas membawa baki untuk menyerahkan kembali Sang Merah Putih kepada Presiden RI Prabowo Subianto.
Perhatian peserta upacara tertuju kepada Neeltje ketika ia menaiki tangga Istana Merdeka dengan membawa baki dalam prosesi penurunan bendera.
Meski sempat diliputi rasa grogi, Neeltje mampu menyelesaikan tugasnya dengan lancar hingga prosesi penyerahan bendera kepada Presiden Prabowo.
“Tentunya pertama gugup sekali karena harus melakukan tugas yang sangat berat ini. Tetapi di sisi lain juga excited karena bisa melakukan pengibaran di Istana Negara dan juga bertemu dengan Bapak Presiden,” kata Neeltje ditemui usai menjalankan tugasnya.
Bagi Neeltje, kesempatan menjalankan tugas sebagai Paskibraka pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi pengalaman berharga yang tidak mudah dilupakan.
Rasa lega setelah menyelesaikan tugas bercampur haru karena rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menandai perpisahannya dengan rekan-rekan Paskibraka dari berbagai daerah.
Selama sekitar satu bulan, Neeltje bersama anggota Paskibraka lainnya menjalani berbagai tahapan persiapan, mulai pembekalan hingga latihan fisik dan mental.
Kebersamaan dalam menjalani latihan setiap hari membuat hubungan antarpersonel semakin erat dan membangun rasa persaudaraan di antara mereka.
“Itu karena kurang lebih selama satu bulan ini kita sudah bekerja keras, latihan fisik dan juga mental setiap hari. Dan akhirnya hari ini tugas itu selesai, dan kita juga merasa sangat lega,” ujarnya.
Menurut Neeltje, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Ia menilai perjuangan generasi terdahulu telah membuka kesempatan bagi anak muda masa kini untuk menempuh pendidikan serta mengejar cita-cita.
Neeltje sendiri memiliki impian menjadi insinyur pertambangan dan berharap pengalaman sebagai Paskibraka dapat menjadi bekal penting untuk menghadapi masa depan.
“Menurut saya, memaknai hari kemerdekaan itu kita menghargai semua jasa-jasa pahlawan kita yang sudah bertempur untuk kemerdekaan kita,” tuturnya.
Selain mengenang jasa pahlawan, Neeltje juga menitipkan harapan kepada Presiden Prabowo agar selalu diberi kesehatan dan umur panjang dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin Indonesia.
“Semoga Bapak panjang umur, sehat selalu, dan bisa melihat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang jauh lebih baik lagi, dan bisa melihat kami generasi muda menjadi harapan baru bangsa,” tutupnya.***



