TAPSEL – Personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara kembali menunjukkan komitmen nyata dalam membantu masyarakat pulih dari dampak banjir bandang yang melanda Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Pada Kamis (15/1/2026) pagi, tim Brimob digerakkan untuk membersihkan rumah-rumah warga yang tertimbun lumpur, pasir, kayu, dan batu, serta menyelesaikan pembangunan fasilitas MCK (Mandi Cuci Kakus) di rumah ibadah.
Kegiatan pemulihan difokuskan di dua desa terdampak parah, yakni Desa Huta Godang dan Desa Garoga. Sasaran utama meliputi pembersihan dua rumah milik warga, yaitu Elwin Telambanua dan Boyke Siregar, yang mengalami kerusakan berat akibat banjir bandang. Selain itu, tim juga menyelesaikan pembangunan MCK di Masjid At-Taqwa Muhammadiyah agar aktivitas ibadah masyarakat segera kembali normal.
Dipimpin langsung oleh Danton Penugasan IPTU Deny Lius Tarigan, personel Brimob bekerja secara sistematis dengan memanfaatkan berbagai peralatan, mulai dari alat manual seperti cangkul dan sekop, hingga mesin berat seperti beko sorong, pompa penyedot air, dan chainsaw untuk mempercepat pembongkaran dan pembersihan material.
“Upaya ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk membantu masyarakat bangkit pascabencana. Tidak hanya rumah warga, fasilitas ibadah juga menjadi perhatian agar aktivitas keagamaan dapat kembali berjalan dengan nyaman,” ujar IPTU Deny Lius Tarigan.
Hingga siang hari, progres pembersihan menunjukkan hasil signifikan. Rumah milik Elwin Telambanua telah mencapai 70 persen kebersihan, sementara rumah Boyke Siregar sekitar 60 persen. Di rumah Boyke, tim juga melakukan pembongkaran bagian struktur yang rusak parah dan penimbunan tanah sebagai persiapan pembangunan kembali. Pembangunan MCK di Masjid At-Taqwa Muhammadiyah telah rampung 90 persen dan ditargetkan segera selesai.
Warga setempat menyambut baik kehadiran personel Brimob yang tak kenal lelah. Bantuan ini tidak hanya meringankan beban fisik pascabencana, tetapi juga memberi semangat dan harapan bagi masyarakat untuk kembali membangun kehidupan mereka.
Upaya pemulihan ini menjadi bagian dari sinergi aparat kepolisian dan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana alam di wilayah DAS Batang Toru, yang terus mendapat perhatian serius dari pemerintah dan instansi terkait. Brimob Polda Sumut menegaskan akan terus mendampingi hingga permukiman warga pulih sepenuhnya.
