Bertepatan dengan momen dua tahun masa pemerintahan, Presiden RI Prabowo Subianto mendadak memanggil jajaran menteri sektor ekonomi serta jajaran Dewan Ekonomi Nasional (DEN) ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/10/2026) sore.
Berdasarkan pantauan di lokasi, para pejabat tinggi di bidang perekonomian tersebut mulai berdatangan dan memasuki area Istana sekitar pukul 16.00 WIB.
Tampak hadir di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria, serta Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti.
Bahasan Terutup Sektor Perekonomian
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengonfirmasi bahwa agenda sore tersebut merupakan pemanggilan khusus rapat terbatas bersama Presiden dan jajaran DEN.
“Nanti sesudah rapat selesai kita sampaikan. Rapat bersama menteri ekonomi dan DEN,” ujar Airlangga singkat saat melangkah masuk ke Kompleks Istana Kepresidenan.
Meski enggan membeberkan perincian materi bahasan, Airlangga sempat merespons pertanyaan wartawan terkait dinamika pasar modal nasional. Ia menegaskan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat mengalami penurunan tajam kini telah berada di zona hijau.
“IHSG kan kemarin sudah kita bahas. Hari ini IHSG kan sudah naik kembali,” tuturnya optimis.
Sinergi Kebijakan dan Konsolidasian Danantara
Secara terpisah, COO Danantara Dony Oskaria membenarkan bahwa pemanggilan lintas instansi ini berfokus pada isu-isu krusial makroekonomi nasional.
“Belum tahu pasti perinciannya, tetapi yang pasti ini rapat soal ekonomi. Ada DEN, Pak Menko, dan Pak Menkeu. Nanti setelah keluar rapat baru kita bahas bersama,” ungkap Dony.
Pertemuan tingkat tinggi di puncaknya dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo ini diprediksi kuat menyorot langkah taktis percepatan pertumbuhan ekonomi, konsolidasi aset BUMN di bawah Danantara, serta strategi menjaga stabilitas moneter di tengah gejolak pasar global.