JAKARTA – Pembalap muda Indonesia, Qarrar Firhand, mencuri perhatian pada seri pembuka WSK Euro Series 2026 di Italia. Dalam Heat 1 yang digelar Kamis (12/2/2026) di Sirkuit Viterbo, ia tampil dominan sejak start hingga finis, sekaligus menegaskan kapasitasnya sebagai talenta masa depan balap formula.
Qarrar memulai lomba dari posisi kedua (P2) setelah sesi kualifikasi. Meski tidak start dari pole position, ia langsung mengambil alih kendali balapan dan meninggalkan para pesaing dari berbagai negara. Berdasarkan data resmi live timing, Qarrar menyentuh garis finis di posisi pertama dengan keunggulan 7,914 detik atas pembalap di urutan kedua—selisih yang tergolong besar untuk level karting Eropa.
Catatan Waktu dan Kondisi Lintasan
Pada Heat 1 tersebut, Qarrar menjadi satu-satunya pembalap yang mencatatkan waktu putaran di kisaran 1:03.800. Catatan itu sekaligus menjadi yang tercepat di seluruh grup. Kondisi lintasan licin akibat hujan tidak mengganggu performanya. Ia tetap konsisten menjaga ritme dan mencatat kecepatan puncak hingga 100,4 km/jam.
Langkah Menuju Formula 4
Musim WSK 2026 menjadi musim terakhir Qarrar di ajang karting. Setelah ini, ia akan naik kelas ke balap mobil formula dengan debut di kejuaraan British Formula 4 pada pertengahan tahun. Saat ini, Qarrar berada di bawah naungan All Road Management milik Nicolas Todt, yang juga menangani pembalap Formula 1 Charles Leclerc.
Dalam kiprahnya di kompetisi internasional, Qarrar mendapat dukungan dari Pertamina, Bank BRI, dan Telkomsel. Dukungan tersebut menjadi dorongan bagi talenta otomotif Indonesia agar mampu bersaing di level Eropa.
Kemenangan di Heat 1 WSK Italia 2026 memperkuat peluang Qarrar pada seri tersebut sekaligus menjadi bekal penting menjelang transisi ke Formula 4 Inggris—sebuah langkah besar dalam perjalanan menuju panggung balap yang lebih tinggi.
